Aktivitas Tambang Ilegal Hantam Pagar Kolong BBIL, DKP Pangkalpinang Mengadu ke Satpol PP

  • Whatsapp
Kepala DKP Kota Pangkalpinang, Jon Herly. (Ist)

PANGKALPINANG, FABERTA — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pangkalpinang, melaporkan ke Satpol PP Pangkalpinang terkait adanya perusakan pagar pembatas di Balai Benih Ikan Lokal (BBIL), yang diduga dilakukan oknum penambang di dekat kawasan itu.

Kepala DKP Kota Pangkalpinang, Jon Herly menyebut, pihaknya sudah melaporkan secara tertulis ke Satpol PP Kota Pangkalpinang untuk menindaklanjuti hal itu.

“Aktivitas pertambangan ini sudah menghantam pagar kolong milik BBIL, dengan membuat bolongan pada pagar untuk mengalirkan air ke lokasi tambang. Saya sudah sampaikan ke penambang agar tidak mengambil air di kolong BBIL dan kami juga sudah membuat laporan tertulis ke Satpol PP,” kata Jon. Senin, (29/6/2021).

Jon menyebut, aktivitas pertambangan itu memang tidak merambah lahan milik Pemkot Pangkalpinang, namun dikhawatirkan pagar pembatas kolong BBIL roboh akibat pertambangan itu.

Selain itu, DKP Kota Pangkalpinang juga melaporkan adanya bangunan liar di kawasan BBIL, ke Satpol PP Kota Pangkalpinang.

Jon berharap, Satpol PP Kota Pangkalpinang segera melakukan penindakan, mengenai adanya dua laporan tersebut.

“Informasinya kasat Pol PP sudah membuat surat tugas kepada personel nya untuk turun ke lokasi, namun belum tahu kapan. Kami bukan hanya melaporkan itu saja, namun juga termasuk adanya bangunan-bangunan liar di kawasan BBIL,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Efran saat di konfirmasi pada Selasa, (29/6/2021) menyebut, pihaknya sudah mendapatkan laporan tersebut dan akan dilakukan penindakan sesuai prosedur.

“Kemarin pelaksanan penertiban waktunya sama dengan kegiatan bersama ketua Komisi III. Harusnya perintah saya ke kepala bidang, segera tindaklanjuti surat dari kepala DKP. Hari ini kami akan turun sesuai permintaan surat yang telah di sampaikan,” kata Efran. (Gusti)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *