Anggota DPRD Bangun Jaya Tegaskan Berharap Kota Pangkalpinang Bersih dari Penambangan

  • Whatsapp

PANGKALPINANG, FABERTA — Sesuai peraturan daerah yang ada, Ketua Komisi III DPRD Bangun Jaya menegaskan bahwa Kota Pangkalpinang harus bersih dari setiap aktivitas penambangan.

“Karena jelas dalam Perda Nomor 1 Tahun 2012 jelas tidak ada penambangan di Kota Pangkalpinang dan ada sanksi pidananya,”ujarnya, Selasa (22/6/2021).

Ia mengatakan, aktivitas pertambangan ilegal ini sudah meresahkan masyarakat, hal itu berdasarkan banyaknya laporan yang masuk ke DPRD.

“Jadi kita turun ini terkait laporan masyarakat, kita ada surat resminya. Jadi kami turun bersama Satpol PP dan DLH,” kata Bangun didampingi Wakil Ketua Komisi III, Arnadi, Selasa (22/6/2021).

Ketua Fraksi Gerinda DPRD Kota Pangkalpinang ini menyebut, setelah menindaklanjuti laporan tersebut ke lapangan, ternyata memang benar ada aktivitas pertambangan Timah ilegal.

“Setelah laporan masyarakat itu, kami teruskan dan cek ke lapangan bersama dengan Satpol PP, DLH dan camat setempat, ternyata memang benar adanya aktivitas pertambangan yang ternyata digali menggunakan alat berat,” ujarnya.

Bangun menuturkan, menurut keterangan salah satu penambang, lahan tersebut milik warga setempat berinisial AP dan diduga dibekingi oknum aparat.

“Kalau informasi dari penambang, lokasi tanah ini punya AP. Mengenai keterlibatan oknum aparat, saya lihat mungkin ada tapi dalam arti kata tidak menyatakan langsung miliknya. Tetapi menurut penambang ada, namun ia tidak tahu oknum tersebut hanya membekingi atau hanya sekedar mengambil upeti,”ucapnya.

Kemudian kata Bangun, mengenai penindakan aktivitas tambang ilegal, dirinya menyerahkan ke Satpol PP, untuk menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

“Kita serahkan kepada pihak terkait yakni Satpol PP, karena kita di dewan sebagai fungsi pengawasan dan mengawal urusan tambang ini sampai selesai,” ujarnya.

Dari hasil penindakan tersebut, Satpol PP berhasil mengamankan barang bukti mesin dan peralatan tambang ilegal. Kemudian barang bukti itu diamankan di kantor Satpol PP Kota Pangkalpinang.

Tak hanya itu, para rombongan juga mendatangi lokasi tambang ilegal di Telur Bayur, namun kawasan tersebut diduga beroperasi pada malam hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *