ASN Pemprov Sumbang 48 Kantong Darah ke PMI Babel

  • Whatsapp

PANGKALPINANG, FABERTA —  Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) kembali menyuplai sebanyak 48 kantong darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Babel.

Darah yang berhasil dihimpun itu, dengan rincian darah A sebanyak 16 kantong, darah B didapat 14 Kantong, darah AB sebanyak 3 kantong, dan O sebanyak 17 kantong.

Bantuan darah itu diberikan melalui kegiatan donor darah massal yang diselenggarakan PMI Babel di dua organisasi perangkat daerah (OPD), Jumat (9/7/2021), yaitu di BKPSDM dan Dinas Pendidikan Babel.

Aksi kemanusian di dua tempat sekaligus tersebut, diikuti ASN dari 4 OPD, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas ESDM dan BKPSDMD.

“Kita merencanakan untuk secara rutin seminggu sekali menyelenggarakan aksi donor darah bekerja sama dengan OPD secara terpusat di tempat-tempat yang memungkinkan seperti hari ini,” ungkap Andri Nurtito Kepada Bidang Pelayanan Darah PMI Babel disela-sela meninjau pelaksanaan donor darah.

Dalam kegiatan ini, PMI Babel menggandeng PMI Kota Pangkalpinang untuk pengambilan darah. “Kita lihat antusias peserta donor hari ini sangat luar biasa, baik dari ASN maupun PHL. Kita targetkan masing-masing OPD bisa mendapatkan 15 pendonor dari 4 dinas yang terlibat, atau bisa memperoleh 60 kantong darah,” ujar Andri.

Di akhir wawancaranya, Andri Nurtito yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel itu, mengucapkan terima kasih kepala OPD yang telah menyediakan tempat dan darah yang didapatkan, semoga bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Pendidikan Babel Muhammad Soleh yang turut meninjau kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada PMI Babel, karena Dinas Pendidikan telah dipercaya sebagai lokasi pelaksana kegiatan donor darah.

“Alhamdulillah kegiatan kita lancar, dan kami dari Dinas Pendidikan mendukung secara penuh kegiatan ini. Karena kita tau darah ini adalah nyawa bagi mereka yang membutuhkan. Mudah-mudahan darah yang diberikan ke masyarakat menjadi ladang amal dan memberikan kesehatan bagi pendonornya,” harap Soleh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *