Aturan Keringanan Retribusi Pasar di Kota Pangkalpinang Akan Dievaluasi Lagi 

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UMKM Kota Pangkalpinang, Donald Tampubolon. Foto: ist

PANGKALPINANG, FABERTA — Pemkot Pangkalpinang akan mengevaluasi kembali program relaksasi atau keringanan pembayaran retribusi di masa pandemi Covid-19, bagi penyewa kios atau lapak para pedagang pasar di Kota Pangkalpinang.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UMKM Kota Pangkalpinang, Donald Tampubolon menyebutkan, sebelumnya Pemkot Pangkalpinang juga memberlakukan peniadaan denda bagi pedagang yang menunggak penyewaan kios.

Bacaan Lainnya

“Jangan sampai menunggak jadi alasan, jadi kami akan mengevaluasi kembali terkait retribusi di pasar. Seperti contoh tahun kemarin bahkan sampai tahun ini, ada penyewa kios yang belum membayar,” ujarnya. Senin, (30/8/2021).

Donald menuturkan, pada rapat evaluasi tersebut akan dibahas salah satunya program relaksasi atau keringanan retribusi apakah akan diperpanjang, atau kembali sesuai dengan Perwako.

“Pada tahun kemarin awal Covid-19 kami memberikan keringanan pedagang untuk tidak membayar retribusi selama 3 hari dalam setiap minggu. Kemudian kalau sesuai perwako apabila penyewa kios tidak membayar sewa beberapa bulan, seharusnya para pedagang harus keluar, namun kita masih memberikan toleransi mengingat masih dalam pandemi Covid-19,”ucapnya.

Mengenai solusi tersebut, kata Donald, pihaknya sudah meminta juru pungut untuk menarik biaya sewa kios, yang tertunggak oleh para penyewa.

Kemudian, Donald berharap, dengan adanya program relaksasi dan keringanan retribusi ini, jangan sampai dimanfaatkan dengan sengaja tidak membayar sewa yang telah ditetapkan.

“Jangan sampai kebijakan yang sudah diambil namun disalahgunakan sengaja tidak membayar. Laporan dari UPT Pasar banyak masih belum bayar. Untuk PAD retribusi baru mencapai 40 persen sekitar 1 Miliar lebih, dari target PAD sekitar 3 miliar lebih,”katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *