FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mencatatkan proyeksi neraca pangan yang cukup stabil hingga Oktober 2025. Berdasarkan data perhitungan ketersediaan pangan sejak awal 2024 hingga produksi terkini, sejumlah komoditas utama menunjukkan kondisi surplus dan mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun nonrumah tangga di seluruh kabupaten/kota di Babel.
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, komoditas beras tercatat memiliki ketersediaan sebanyak 154.312,67 ton, lebih tinggi dibanding kebutuhan masyarakat yang berada di angka 146.233,79 ton. Kondisi serupa juga terlihat pada komoditas daging sapi yang memiliki ketersediaan 7.581,51 ton, jauh melampaui kebutuhan sebesar 4.008,05 ton.
Di sektor protein unggas, surplus juga dicatatkan pada daging ayam ras yang ketersediaannya mencapai 35.061,35 ton, sementara kebutuhannya berada pada angka 29.525,27 ton. Untuk komoditas telur ayam ras, ketersediaan 23.423,18 ton tercatat tetap lebih tinggi dibanding kebutuhan masyarakat yang mencapai 21.413,66 ton.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erwin Krisnawinata, menyatakan bahwa surplus ini merupakan hasil konsistensi penguatan produksi lokal dan pola distribusi yang lebih efisien sepanjang 2024 hingga 2025.



















