Baguna PDI-P Beltim Beli Beras Petani Lokal Jadikan Sembako, Bagikan ke Warga Terdampak PPKM

  • Whatsapp
Kepala Baguna PDI-P Beltim, Kamarudin Muten menyerahkan bantuan sembako ke warga terdampak PPKM, Rabu (11/8). Foto: ist

BELITUNG TIMUR, FABERTA — Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI-Perjuangan Belitung Timur membagikan paket bantuan paket sembako dan masker untuk warga terdampak PPKM dengan menyasar para pedagang kaki lima di Kecamatan Gantung pada Rabu (11/8/2021).

Bantuan itu manyasar para pedagang kaki lima yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Bacaan Lainnya

Kepala Baguna Beltim, Kamarudin Muten mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Baguna kepada para pelaku usaha di Beltim karena kondisi PPKM telah memukul pendapatan keseharian mereka.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada para pelaku usaha khususnya pedagang kaki lima yang kita ketahui bersama sangat terdampak dengan diberlakukan nya PPKM. Bantuan ini memang tidak banyak, tapi semoga ini bisa sedikit meringankan,” kata Afa, sapaan akrabnya melalui keterangan yang diterima Faktaberita.co.id, Rabu (11/8).

Afa mengajak masyarakat untuk tetap bertahan dan bersabar menjalani PPKM level 3 di Beltim. Dia berharap aturan tersebut benar-benar bisa memutus rantai Covid-19, khususnya di Beltim.

“Kita berharap saudara saudara semua bisa tabah dan bersabar karna ini adalah perjuangan dan pengorbanan kita bersama dalam menekan laju penyebaran covid 19,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Baguna Beltim, Anjas Ansari menambahkan bahwa beras yang dijadikan sembako itu dibeli dari hasil petani lokal. Hal itu kata dia, salah satu upaya untuk memberdayakan ekonomi masyarakat lokal.

“Beras ini hasil produksi dari petani di danau nujau kecamatan gantung yang kita kemas , dan di bagikan kembali ke masyarakat kecamatan gantung, konsep nya dari kita untuk kita. Di sisi lain petani terbantu d sisi lain pedagang penerima bantuan pun terbantu,” ujar dia.

Anjas mengatakan, para pedagang diberikan satu box masker yang bisa ikut dibagikan kepada para pembeli. Sehingga upaya mengajak masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan bisa dilakukan bersama.

Tambahnya, bahwa pembagian paket sembako dna masker ini akan terus dilakukan secara bergilir di setiap kecamatan se Belitung timur.

“Kita berikan juga masing-masing 1 box masker untuk para pedagang berikan kepada calon pembeli mereka agar sama2 terjaga dari penularan covid 19. Total kita bagikan 250 kg beras hari ini. Dan selanjutnya kita agendakan di kecamatan lain,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *