Sebagai contoh, Sugito menyebutkan bahwa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) harus segera mengambil langkah untuk mengatasi potensi kelangkaan minyak goreng curah. Sedangkan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan perlu mempersiapkan antisipasi terhadap potensi kelangkaan cabai.
Sugito, yang juga menjabat sebagai Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan di Kemendes RI, menyoroti potensi di desa-desa dalam mengatasi inflasi, khususnya melalui pemanfaatan Dana Desa.
“Dana Desa sebesar 20 persen yang dialokasikan untuk ketahanan pangan bisa dimanfaatkan lebih optimal. Harapan saya, sinergi antara kebijakan provinsi, kabupaten, hingga desa dapat terbentuk,” katanya.
Ia juga menyadari bahwa kondisi inflasi saat ini sangat dinamis dan tidak hanya terkait dengan ketersediaan barang, tetapi juga dengan daya beli masyarakat yang melemah.
“Masalahnya bukan hanya barang yang berkurang, tetapi jumlah konsumen juga menurun,” jelas Sugito.
Selain itu, Sugito menyinggung soal penyerapan pendapatan terkait realisasi fisik yang sudah melampaui realisasi anggaran. “Ini juga memerlukan solusi segera agar kita bisa menjaga stabilitas di Kep. Babel,” ujarnya.
Mengakhiri rapat, Sugito mengajak seluruh pihak untuk mempertahankan kondisi yang sudah baik dan terus melakukan penyempurnaan guna menjaga kondusifitas serta stabilitas di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.



















