Belum Capai Target, Serapan PAD Bangka Tengah Baru 43 Persen, Terkendala Pandemi

  • Whatsapp
Kepala Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Bangka Tengah, Wiwi. (Foto: Faisal)

BANGKA TENGAH, FABERTA — Serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Tengah masih belum mencapai target. Berasarkan data Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Bangka Tengah, per 31 Juli 2021, serapan PAD baru mencapai 43 persen.

Persentase tersebut dipastikan dibawah target yang direncanakan pemerintah daerah Bangka Tengah, karena jika dipatok dengan target awal, seharusnya serapan pajak mencapai 58 persen per Juli 2021.

Kepala Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Bangka Tengah, Wiwi menilai ada beberapa faktor yang menjadi penyebab serapan PAD rendah pada tahun ini. Namun pandemi covid-19 dinilainya menjadi penyebab utama.

“Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya serapan PAD tahun ini, yang paling utama karena pandemi covid-19 yang tak kunjung usai,” kata Wiwi kepada faktaberita.co id, Senin (16/8/2021).

Ia menambahkan, serapan PAD Bangka Tengah tahun ini belum mencapai target dikarenakan dampak ekonomi yang anjlok terutama sektor pajak hotel, tempat hiburan, resturant, dan Parkir.

“Semenjak pandemi hunian hotel merosot tajam, sektor parkir juga sama, terutama di Bandara Depati Amir, karena rute pesawat yang dibatasi sejak adanya kebijakan PPKM,” terangnya.

Ia menyampaikan, pihaknya akan terus mengupayakan peningkatan serapan PAD, termasuk penagihan piutang-piutang pajak.

“Piutang pajak terus kami tagih karena itu tanggung jawab perusahaan, namun begitu kita memberikan upaya peringanan dengan memperpanjang tenggat pembayaran,” Ujar Wiwi.

Dikatakanya, pemerintah memberikan penambahan tenggat tempo pembayaran berdasarkan permohonan wajib pajak. Hal tersebut merujuk pada Perpu nomor 1 tahun 2020, Inmendagri nomor 1 tahun 2021.

“Kalau PBB, berdasarkan surat keputusan (SK) Bupati, kita juga berikan perpanjangan tempo pembayaran, yang sebelumnya dilaksanakan pada 31 juli 2021 dipindahkan ke 30 November 2021,” ucapnya. (Faisal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *