BPS Sebut Harga Minyak Dunia Melonjak 92,89 Persen

Ilustrasi/ist

NASIONAL, FABERTA — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi kenaikan harga minyak mentah dunia sebesar 92,89 persen secara tahunan (year on year/yoy). Tercatat, pada bulan September 2021 harganya mecapai USD72,20 per barel.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, pada bulan Agustsu 2021 harga minyak mentah dunia di kisaran USD67,80 per barel. Harganya naik sebesar 6,49 persen secara bulanan atau month to month (M2M).

“Kalau dihitung secara tahunan atau yoy meningkatnya cukup tajam sebesar 92,89,” kata Margo dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, kenaikan harga komoditas internasional dapat berpengaruh pada nilai ekspor dan impor dari Indonesia. Alhasil, neraca dagang pun dapat terdampak dari fluktuasi harga komoditas.

Margo menyebut beberapa komoditas seperti batu bara, alumunium, minyak kernel dan minyak kelapa sawit pun mengalami kenaikan harga secara bulanan. Secara terperinci, harga batu bara yang mengalami kenaikan paling tinggi sebesar 9,50 persen.Kemudian, disusul dengan alumunium naik 8,90 persen dan minyak kernel naik 6,42 persen.

Di sisi lain, beberapa komoditas pun mengalami penurunan seperti karet yang turun 5,94 persen, tembaga turun 0,48 persen.

“Demikian juga dengan harga emas internasional yang turun secara bulana 0,57 persen. Jadi perkembangan harga internasional ini akan berpengaruh pada ekspor dan impor serta berpengaruh kepada neraca dagang September,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *