BUMN Optimisme Indonesia Mampu Jadi Lumbung Pangan Dunia

  • Whatsapp
Ilustrasi (ist)

NASIONAL, FABERTA – Menimbang potensi alam yang dimiliki tanah air, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) optimis Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, di saat merebaknya pandemi Covid-19 ada dua sektor yang pertumbuhannya masih positif yakni teknologi dan kebutuhan pangan. Sehingga peluang itu harus dimanfaatkan pemerintah untuk meningkatkan kinerja ekonomi.

Bacaan Lainnya

“Saya rasa fokus yang tidak kalah pentingnya kita bisa menjadi sektor produksi dunia. Kita harus bisa menjadi lumbung pangan dunia,” kata Erick dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, hingga sekarang pemerintah tengah membenahi tata kelola industri pangan nasional. Diawali dari sektor perikanan yang tengah dibenahi.

Kemudian membangun industri pertanian melalui program food estate. Selain itu, ada pula pengembangan tanaman untuk obat-obatan herbal yang saat juga tengah naik daun.

“Walaupun offline produk tapi saya rasa ini menjadi tren, selain yang kita ketahui e-commerce karena Covid-19 ini yang cukup berkembang dan berkelanjutan ke depannyaa dan kita Alhamdulilah dikasih Allah alam yang luar biasa tanahnya subur serta lautnya luas,” ujar Erick.

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertanian merupakan sektor andalan karena mampu tumbuh positif pada triwulan I 2021, yakni sebesar 2,95 persen. Pertumbuhan tersebut sangat menggembirakan lantaran 30 persen tenaga kerja Indonesia bekerja di sektor pertanian.

Subsektor tanaman pangan tumbuh signifikan sebesar 10,32 persen atau naik dua digit dari perkembangan angka sebelumnya. Begitupun dengan subsektor hortikultura yang tumbuh sebesar 3,02 persen. Disusul subsektor peternakan yang tumbuh sebesar 2,48 persen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *