SUNGAILIAT, FABERTA — Pemerintah Kabupaten memprioritaskan penuntasan kawasan kumuh yang masih ada di Kabupaten Bangka. Salah satunya ialah kawasan Nelayan 2 Sungailiat.
Bupati Bangka Mulkan mengatakan, penanganan kawasan kumuh melibatkan banyak pihak. Baik pemerintah, swasta sampai kepada masyarakat sendiri. Kumuh”Lahan yang kita bebaskan harus benar-benar dipastikan clean and clear,” kata Mulkan saat talkshow Program Kota Tanpa Kumuh di rumah dinas, Rabu (28/7).
Selain itu, mindset masyarakat juga ujar dia perlu diubah. Sehingga sosialisasi harus dilakukan terhadap masyarakat.
Mulkan mencontohkan, penuntasan kawasan kumuh yang sudah dilakukan Pemkab Bangka bersama sejumlah pihak adalah kawasan nelayan I sungailiat. Tidak hanya menata rumah masyarakat namun juga penataan kawasan untuk menjadi wisata kuliner dengan ditunjang fasilitas lain.
“Tahun 2020 lalu mendapatkan alokasi dana untuk penataan skala kawasan. Dana tersebut kita manfaatkan untuk Penataan Kawasan Nelayan 1. Kini disana sudah ada wisata kuliner, ditunjang dengan fasilitas ruang publik lain seperti plaza/RTP, ruang Baca dan jogging track yang dapat menjadi penghubung menuju pusat kuliner,” kata dia.



















