China Jadi Negara yang Mendominasi Ekspor Komoditas Nonmigas RI 

Ilustrasi/ist

NASIONAL, FABERTA — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono menyebutkan bahwa China masih mendominasi sebagai negara tujuan ekspor komoditas nonmigas Indonesia, sebesar USD4,54 miliar. Kemudian, AS dan Jepang masing-masing USD2,34 miliar dan USD1,54 miliar.

Ketiga negara itu berkontribusi sebesar 42,83 persen dari keseluruhan jumlah ekspor dari Tanah Air.

Bacaan Lainnya

“Sementara ekspor ke Asia Tenggara (ASEAN) dan Uni Eropa sebanyak 27 negara, masing-masing sebesar USD3,53 miliar dan USD1,58 miliar,” Margo dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Dalam kesempatan yang sama,  Margo juga memaparkan kinerja ekspor bulan September 2021 mengalami penurunan mencapai USD20,60 miliar atau  3,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/mtm).

Dari jumlah itu, dikatakan Margo, komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati mengalami penurunan paling dalam sebesar USD1.233,9 juta atau setara 30,45 persen.

Meskipun ekspor turun, Margo mengatakan bahwa beberapa komoditas mengalami peningkatan seperti besi dan baja sebesar USD286,2 juta atau 16,24 persen. Sedangkan untuk negara tujuannya, China masih mendominasi yang diikuti oleh Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

“Nilai ekspor Indonesia pada September 2021 mencapai USD20,60 miliar atau turun 3,84 persen dibanding ekspor Agustus 2021. Dibanding September 2020 nilai ekspor naik sebesar 47,64 persen,” kata Margo.

Menurutnya, ekspor nonmigas September 2021 mencapai USD19,67 miliar, turun 3,38 persen dibanding Agustus 2021. Kendati demikian, naik 48,03 persen dibanding ekspor nonmigas September 2020.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *