Dampak PPKM Darurat, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Diperkirakan Hanya Empat Persen

  • Whatsapp
Ilustrasi (ist)

NASIONAL, FABERTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan III hanya berada di level 4 persen. Pasalnya, saat ini tengah diberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang membatasi hampir seluruh aktivitas ekonomi.

Sri Mulyani menjelaskan, capaian tersebut dapat terealisasi dengan syarat bulan Agustus penyebaran pandemi Covid-19 sudah bisa melandai dan terkendali. Lanjutnya, apabila angkanya terus melonjak yang berimbas pada pengetatan terus berlanjut maka angka pertumbuhan ekonomi bisa di bawah 4 persen.

Bacaan Lainnya

“Apabila restriksinya cukup panjang karena Covid-19 masih tinggi maka pertumbuhan di kuartal III bisa turun di sekitar 4 persen. Ini yang harus diwaspadai,” kata sosok yang karib disapa Ani saat menggelar konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Menurutnya, secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi di semester I tahun 2021 telah menunjukkan sinyal positif. Tercatat pertumbuhan ekonominya mencapai angka 3,1 hingga 3,3 persen.

Sedangkan di semester II capaiannya akan bergantung dengan seberapa lama kebijakan pengetatan akan dilakukan. “Untuk itu kecepatan imunitas yang ada di masyarakat melalui vaksinasi syarat yang penting dan juga pelaksanan protokol kesehatan sehingga kondisi Covid-19 tetap dikendalikan namun pemulihan ekonomi tetap bisa dipertahankan,” kata dia.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan untuk meningkatkan imunitas pemerintah akan menggenjot proses vaksinasi. Ditargetkan pada bulan Oktober hingga November 2021 vaksinasi dapat menembus angka 3 juta dosisi per hari.

“Ini sebuah target yang luar biasa tinggi dan Pak Presiden menyampaikan kerja sama seluruh pihak harus dilakukan untuk meningkatkan target vaksinasi ini. Bahkan diminta supaya vaksinasinya bisa dijalankan pagi, siang dan malam hari,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *