DKP Babel Bukukan Tren Positif, Produksi Ikan 2025 Diprediksi Naik Jadi 236 Ribu Ton

Kepala Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yopi Wijaya.

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memprediksi hasil tangkap ikan pada tahun 2025 mengalami kenaikan tipis dibandingkan tahun sebelumnya, meski dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem terutama pada akhir tahun, Pangkalpinang.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yopi Wijaya mengatakan, berdasarkan data kumulatif seluruh kabupaten dan kota, hasil tangkap ikan pada tahun 2024 tercatat sebesar 235 ribu ton. Sementara pada semester I tahun 2025, angka sementara sudah mencapai 115 ribu ton.

“Kalau kita akumulasikan dengan semester II yang saat ini masih dalam proses penghitungan, kami prediksi ada peningkatan sekitar satu persen. Jadi estimasi hasil tangkap ikan hingga akhir 2025 berada di kisaran 236 ribu ton,” kata Yopi, saat ditemui diruang kerjanya. Selasa, (23/12/2025).

Namun demikian, Yopi mengakui pada bulan Desember 2025 terjadi penurunan hasil tangkap nelayan akibat musim barat yang ditandai cuaca tidak menentu dan gelombang tinggi. Kondisi ini membuat aspek keselamatan nelayan menjadi prioritas utama pemerintah.

“Khusus Desember ini, karena faktor cuaca, banyak nelayan yang tidak bisa melaut. Keselamatan nelayan tetap menjadi hal utama yang kami utamakan,” ujarnya.

Untuk menyikapi penurunan produktivitas pada bulan November dan Desember, DKP Provinsi Bangka Belitung mengambil langkah strategis dengan mengoptimalkan informasi dan pengembangan budidaya perikanan, khususnya budidaya ikan air payau seperti nila.

“Kami mendorong budidaya ikan air payau sebagai alternatif agar kebutuhan ikan masyarakat tetap terpenuhi ketika nelayan tidak melaut,” jelas Yopi.

Selain itu, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota juga mendorong pembangunan fasilitas cool storage sebagai upaya menjaga stabilitas stok ikan. Namun, Yopi mengakui keberadaan cool storage di Bangka Belitung saat ini masih sangat terbatas.

Pos terkait