Dosen UBB Mengabdi, Serahkan Bantuan 2 Unit Mesin Pengolah Pakan Ayam untuk Masyarakat

Dosen UBB menyerahkan Dua Unit Mesin Pengolah Pakan Ayam kepada Mitra Ternak di Desa Pergam, Airgegas, Basel, Jumat (15/7/2022). Foto: ist

BANGKA BELITUNG, FAKTABERITA —Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali melanjutkan Program Pengabdian Masyarakat Tingkat Universitas. Pengabdian tahun 2022 ini dilaksankan di Desa Pergam, Kecamatan Airgegas, Bangka Selatan, Jum’at (15/07/2022).

Kegiatan Pengabdian Dosen Tingkat Universitas kali ini diketuai oleh Eka Sari Wijianti dengan tiga anggota lainnya yakni Saparin, Okto Supratman, dan Yudi Setiawan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Peternakan Ayam di Desa Pergam dengan memanfaatkan Mesin Pencetak Pakan Ayam yang diserahkan oleh Universitas Bangka Belitung.

Pengabdian Dosen UBB pada Masyarakat merupakan program tahunan tingkat universitas dengan memanfaatkan dana hibah dalam rangka membantu masyarakat.

Kegiatan ini tentunya adalah lanjutan program pengabdian dosen UBB pada tahun sebelumnya. Pengabdian sebelumnya berupa bantuan mesin tetas telur beserta bibit ayam, namun tahun ini bantuan yang diberikan berupa dua unit mesin pengolah pakan ayam yang sudah di modifikasi oleh dosen dan mahasiswa teknik mesin UBB.

Dalam Sambutannya, Ketua PMTU, Eka Sari Wijianti mengatakan bahwa program ini adalah program lanjutan dengan mitra ternak desa Pergam karena sebelumnya sudah dibantu dengan meningkatkan hasil produksi ayamnya.

Namun ternyata mitra mengalami kendala berupa kesulitan dalam menyediakan pakan untuk ayam sehingga sangat mempengaruhi proses pertumbuhan ayam.

“Saya berharapnya dengan bantuan ini bisa memudahkan mereka dalam memelihara usahnya mengingat memang harga pakan ayam sedang tinggi saat ini sedangkan mereka butuhnya dalam jumlah yang banyak,” kata dia.

“Dengan adanya mesin ini tentunya mereka bisa membuat sendiri pakannya dan meminimalisir biaya produksi bahkan perbedaan bisa sekitar 50% dibandingkan mereka beli dengan membuat pakan sendiri,” lanjut Eka.

Selanjutnya, Saparin selaku anggota tim pengabdian menambahkan, bahwa bantuan kali ini sangat berkesinambungan perannya bagi mitra kami dalam meningkatkan usahanya, jika sebelumnya mereka harus mengeluarkan ratusan ribu untuk beli pelet pakan ayam maka sekarang mereka bisa melihat referensi youtube untuk campuran bahan pakan ayam lalu menggilingnya dengan mesin tersebut.

“Tentunya dengan mesin ini mitra akan bisa menambahkan produksi bibit ayam nya lebih banyak tanpa harus mempertimbangkan biaya pakan yang lebih mahal lagi,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Mitra Ternak Desa Pergam, Selami juga menyampaikan bahwa produksi usahanya ikut meningkat berkat bantuan program pengabdian dosem UBB.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *