DPR RI Bambang Patijaya Gelar 12 Pelatihan Bersama Kemenperin: 7 di Bangka dan 5 di Belitung

Acara dilanjutkan oleh sambutan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin mengatakan, dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif serta masuknya globalisasi maka program pengembangan wirausaha baru IKM menjadi skala prioritas yang terus dilakukan oleh pemerintah.

Tarmin juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Patijaya yang telah mengajak Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk menyelenggarakan acara Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Menengah (IKM) ini di Kepulauan
Bangka Belitung.

Tarmin juga mejelaskan bahwa Secara kuantitatif target pembangunan ekonomi nasional jangka panjang sebagai negara industri yang maju adalah 14.250 – 15.000 untuk itu diperlukan pertumbuhan ekonomi sebesar 8-9% pertahun selama periode tahun 2015 – 2025.

Tentu untuk mencapai target tersebut dibutuhkan program pelatihan kepada masyarakat yang salah satunya adalah acara ini yaitu mengembangkan wirausaha baru.

“Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan Industri kecil menengah menjadi usaha yang tangguh dan mandiri serta meningkatkan peran IKM dalam pembangunan daerah menciptakan lapangan pekerjaan,” kata dia.

Selain itu, kata Tarmin, acara ini juga bertujuan untuk mewujudkan struktur perekonomian nasional yang seimbang, berkembang, dan berkelanjutan. Peserta diharapkan dapat mengikuti acara ini dengan aktif sehingga bisa mengembangkan IKM di Kepulauan Bangka.

Ir. Ni Nyoman Ambareny selaku Direktur Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, DJIKMA dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat berlanjut sehingga banyak mencetak banyak pelaku usaha industri kecil menengah baru pada berbagai sektor di Kepulauan Bangka.

“Industri kecil menengah ini memiliki posisi yang strategis dalam meningkatkan perekonomian nasional dan memiliki kontribusi yang cukup besar dalam penyerapan tenaga kerja serta pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dengan penyerapan tenaga kerja sekita 10,3 jt atau 60% tenaga industri non migas,” kata dia.

Ir. Ni Nyoman Ambareny juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Patijaya dan Pemerintah Kepulauan Bangka melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah beserta jajarannya yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan lancar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *