Dr. Suparta : Safari Ramadhan Rudianto Tjen dan PDIP Babel Adalah Wujud Kesalehan Sosial

  • Whatsapp
Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung, Ir. Rudianto Tjen (kiri) - Wakil Ketua MUI Babel, Dr. Suparta (kanan). Foto: Rais/Faberta

PANGKALPINANG, FABERTA — Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Dr. Suparta mengapresiasi kegiatan Safari Ramadhan buka puasa bersama anak yatim dan masyarakat yang digelar oleh Anggota DPR RI Rudianto Tjen serta kader PDI Perjuangan Babel, Pangkalpinang, Kamis (22/04/2021).

Menurutnya, Safari Ramadhan tersebut merupakan bukti kesalehan sosial Rudi maupun kader PDI Perjuangan Babel karena telah berbagi sesama.

“Kalau seandainya tadi memang sudah terbukti bahwa dia kader-kader itu mau berbagi, misalnya berbagi di acara seperti acara buka puasa kemudian di dalam bulan puasa ini ikut berbagi terhadap orang-orang yang ndak mampu berarti sudah memberikan semacam bukti bukan hanya saleh individu tapi bisa soleh sosial,” katanya.

Wakil Ketua MUI Babel, Dr. Suparta

Suparta menyampaikan bahwa umat Islam sudah selayaknya tidak hanya mengedepankan kesalehan individu. Meski berbeda latar, kata dia, umat Muslim juga dituntut untuk bisa mewujudkan kesalehan sosial.

“Kita di dalam islam itu kan dituntut tidak hanya saleh individual tetapi juga harus saleh sosial jadi maksudnya saleh sosial itu adalah sebagai hamba Allah yang di muka bumi ini yang menghadapi berbagai macam suku, bangsa, agama, maka kita harus bisa untuk menghargai sesama jadi itu yang pertama,” jelas Suparta yang turut hadir dalam acara tersebut.

Lanjut dia menjelaskan, bahwa dalam ajaran Islam, umat muslim dituntut untuk selalu berbagi sebagai wujud kepedulian sesama. Apalagi di dalam Bulan Suci Ramadhan, Islam mengajarkan berbagai kebaikan, salah satunya berbagi melalui zakat di setiap akhir bulannya.

“Yang kedua dan harus bisa peduli dengan sesama termasuk kalau seandainya kita umat Islam di antaranya kalau kita ada kelebihan harus berbagi, harta kekayaan harus dikeluarkan zakatnya untuk orang tidak mampu,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *