Drama Mertua dan Menantu Selundupkan Sabu Rp3,3 M Diakhiri BNN Babel di Tengah Laut

  • Whatsapp
Tim gabungan berhasil mengamankan sepasang mertua (R) dan menantu (M) yang nekad menyelundupkan sabu antar provinsi senilai Rp3,3 miliar. Foto: ist

BANGKA BELITUNG, FABERTA ā€” Tim gabungan BNN Prov Kep Babel dipimpin AKBP Noer Wisnanto, Bea dan Cukai Dipimpin Ibu Yetty, Dit Narkoba Polda Babel, Polres Bangka Tengah dipimpin AKBP Slamet, Polairud Polda Babel dan Kementerian Hukum dan Ham oleh kadiv Ham bapak Agus Irianto, berhasil mengamankan sepasang mertua (R) dan menantu (M) yang nekad menyelundupkan sabu antar provinsi senilai Rp3,3 miliar pada Jum’at (30/7/2021).

Barang bukti narkotika berupa sabu seberat 1,1 kg. Foto: ist

Penangkapan jaringan keduanya diringkus di 4 lokasi dalam 2 hari. Sebelumnya, pada Kamis (29/7/2021) tim mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya Penyeludupan dan transaksi besar paket sabu antar provinsi senilai 2 M lebih yang akan di antar melalui jalur laut Sumatera.

Bacaan Lainnya

Keduanya pun membawa barang haram seberat 1,1 kg tersebut melalui perairan Sumsel menuju Bangka Tengah dan akan diterima kembali secara estafet dari Jalur Palembang – Bangka – Pangkalpinang melalui intruksi via telpon yang didalangi oleh saudari ā€œEā€ atas perintah suaminya yakni saudara “A”.

Diketahui, saudari R nekad melakukan hal tersebut karena diiming-imingi imbalan bahwa suaminya yang di dalam lapas akan dipindahkan dari Lapas Babel ke penjara di Palembang.

Setelah menerima barang di daerah jalur Palembang pada Kamis (29/7). Keesokan harinya, pelaku R dan M berangkat menumpangi speed mini pada pukul 05.00 pagi menuju perairan Muara Sungaiselan dan diperkiran sampai pada 10.00 WIB.

Naasnya, tepat pukul 09.15 keduanya dicegat oleh tim di tengah laut antara perairan Sumsel dan Babel. Sebelum ditangkap, kedua pelaku mencoba membuang barang selundupan ke laut saat pemeriksaan identitas tapi berhasil digagalkan oleh tim gabungan.

Rencananya, setelah sampai saudari R akan memberitahu saudari E dan H yang selanjutnya akan diambil oleh kurir saudara R di pekuburan Tera (berhasil diamankan).

Selanjutnya, tim tetap melanjutkan drama R dan M melalui control delivery saudari H melalui telepon mengintruksikan agar paket sabu tersebut diantar di Simpang Lapas Narkotika selindung Lintas timur Pangkalpinang.

Hingga akhirnya, pada saat penyerahan barang sabu oleh R sesuai arahan saudari H di lokasi yang dimaksud, Tim Gabungan yang sudah berkomunikasi dengan jaringan lapas berhasil meringkus para aktor yang terlibat dalam penyelundupan.

Dalam penangkapan ini, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bungkus kemasan teh cina warna hijau yang di dalamnya berisi kristal putih narkotika jenis sabu dengan berat 1 kilogram. Kemudian, satu paket dibungkus lakban hitam yang di dalamnya terdapat 2 bungkus sedang plastik strip dengan berat bruto 150,62 gram shabu.

Para tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di BNNP Babel serta dengan kerjasama Aparat Gakkum akan menyita harta kekayaaan para bandar tersangka Jaringan Narkoba ini guna dilakukan pengembangan lebih lanjut ke aktor Intelektualnya yang mengendalikan aksi penyelundupan ini.

Bersama dengan Tim CJS Babel juga akan dilakukan pemberkasan dan proses hukum terhadap para tersangka dengan UU Narkotika dan dilapisi UU TPPU (tindak pidana pencucian uang). Para Bandar beserta jaringan narkoba akan dimiskinkan, sehingga menjadi efek jera serta mempersempit ruang gerak para bandar Jaringan Narkoba di Bumi Babel tercinta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *