FOTO: Bak Hotel Berbintang, Belitung Punya Pusat Isolasi Covid-19 Kelas Premium

  • Whatsapp
Pusat Pemulihan Covid-19 dan Karantina Mandiri di Belitung. Foto: ist

BELITUNG, FABERTA — Dalam rangka menekan serta memutus mata rantai kasus Covid-19, Komunitas Sosial Belitung (KSB) bersama sejumlah pihak menyiapkan pusat isolasi yang memberikan pelayanan istimewa kepada para pasien. Bahkan, dilengkapi pelayanan dan fasilitas setara dengan hotel berbintang.

Bacaan Lainnya

Ayie Gardiansyah Iskandar selaku Ketua KSB mengatakan, pusat isolasi yang disuport oleh pengusaha dalam maupun luar Belitung tersebut hadir dalam rangka membantu pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 di Belitung.

“Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri ini dipinjamkan kepada KSB untuk dijadikan tempat isolasi mandiri Covid-19 artinya yang ditangani oleh komunitas (non pemerintah),”jelas Ayie dikutip Faktaberita.co.id dari Kanal Youtube Impressi, Jum’at (23/7/2021).

“Dan juga itu terdorong dari teman-teman pengusaha baik di Belitung maupun di luar Belitung itu semua bahu-membahu untuk menciptakan satu tempat isolasi di mana kita bantu pemerintah daerah untuk menjadikan isolasi. Karena Rumah Sakit kita penuh kita tidak mungkin lagi di rumah sakit dan tidak mungkin juga di rumah karena akan banyak sekali penularannya, makanya yang positif kita bawa ke sini,” tambahnya.

Diketahui, Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri yang berada di Kelurahan Pangkalalang, Tanjungpandan, Belitung memiliki 2 lantai dengan kapasitas 50 bed (22 laki-laki dan 28 perempuan).

Pusat isolasi tersebut dioperasikan langsung oleh KSB sebagai manajemen dibantu oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Belitung serta dioperasikan bersama TNI/Polri. Tempat tersebut juga telah memiliki rekomendasi dari Satgas Covid-19 Provinsi Babel, Dinkes Provinsi Babel maupun Kabupaten.

Lalu, mengapa Pusat Isolasi Covid-19 tersebut bak hotel berbintang?

Pasalnya, Komunitas Sosial Belitung selaku pengelola memberikan pelayanan serta fasilitas yang sangat istimewa secara gratis. Di antaranya siswa (istilah pasien di Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri) akan mendapatkan:

  • Paket obat dan vitamin lengkap;
  • Perlengkapan mandi lengkap (Handuk, Sabun, Sikat Gigi, Pasta (odol), shampo);
  • Perlengkapan makan lengkap (Sendok, Gelas, Piring, Mangkok);
  • Makan 3 kali sehari dan minuman herbal ala salah satu restoran terbaik di Belitung;
  • Pelayanan laundry service tiga hari sekali;
  • Tempat ini dilengkapi dengan televisi 50 inch di setiap lantai;
  • Fasilitas wifi gratis berkecepatan tinggi yang didukung penuh oleh Icon Plus dan Indihome.

Hebatnya, keluarga siswa pun akan dikirimkan paket kebutuhan harian berupa sembako sehingga mereka ga banyak kuatir. Hal ini merupakan langkah KSB membantu dan meringankan beban ekonomi keluarga dari siswa yang sedang menjalani isolasi mandiri di tempat tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KSB, Relawan, Donatur serta semua pihak yang berperan dalam mewujudkan Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri di Belitung.

“Berkat donasi para dermawan Belitong, terima kasih para donatur terbaik dan termulia, tanpa kalian semua rencana takkan terwujud,” kata Isyak melalui keterangan yang diterima Faktaberita.co.id.

Orang nomor dua di Belitung tersebut mengharapkan, dengan segala upaya yang dilakukan baik dari pemerintah maupun pihak swasta benar-benar mampu mengendalikan bahkan menenggelamkan Covid-19 khususnya di Negeri Laskar Pelangi.

“Semoga dengan memisahkan 50 orang per 1 tahap dari keluarga dan lingkungannya akan memutus rantai penularan yang berkali lipat ke orang terdekat serta memastikan bahwa ‘siswa’ isolasi mandiri menjadi terkontrol dengan disiplin,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *