FOTO: Bangka Recycle Ajak UMKM Bijak Gunakan Plastik

  • Whatsapp
Foto: Januar/Faberta

BANGKA BELITUNG, FABERTA — Berbicara tentang pencemaran lingkungan tentu tidak lepas dari limbah sampah plastik. Berdasarkan data yang tercatat Badan Lingkungan Hidup Provinsi Babel, di tahun 2019 Setiap harinya ada 262,80 ton sampah yang masuk ke delapan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan hampir setengahnya adalah sampah plastik.

Tentu hal ini sangat berdampak pada lingkungan seperti sungai, tanah, dan pantai di Provinsi Bangka Belitung.

Dengan keadaan seperti demikian, pemuda asli Bangka Belitung Rama Leo Batra (29) berupaya mengurangi sampah plastik lewat usaha yang diberi nama Bangka Recycle.

Usaha mandiri yang bernama akun Instgram @bangka.recyle ini dibentuknya sejak januari 2021 silam yang bergerak sebagai tempat penggilingan sampah plastik, bertujuan untuk di daur ulang.

Selain bisa mengurangi sampah plastik di Babel khususnya di Kota Pangkalpinang, tentunya penggilingan sampah plastik ini mempunyai nilai ekonomis.

Diakui Rama, dalam satu bulan dirinya bisa menjual leburan sampah plastik sebanyak 7 ton, dengan keuntungan kotor sekitar 70 juta rupiah.

“Untuk skala produksi yang seperti sekarang ini sebulan kita bisa kirim sekitar 6 sampai 7ton, dengan profit kotor sekitar 70 juta rupiah,” jelas Rama, Sabtu (24/7/2021).

Rama menambahkan, usaha yang digelutinya sekarang bisa mendorong perekonomian warga sekitar.

Selain bisa memperkerjakan 6 orang, dirinya juga memberi kegiatan untuk ibu rumah tangga di sekitaran tempat peleburan untuk mensortir sampah yang akan dileburkan.

“Untuk sekarang baru ada 6 pegawai dulu, dan untuk pensortiran ssampah plastik, seperti membuka tutup botol kemasan, dan melepas lebelnya saya bayar ke ibu – ibu sekitar, lumayan, dalam seminggu satu orang bisa dapat 300-400 ribu rupiah per hari,” jelasnya.

Untuk sampah plastiknya sendiri, Rama berkerja sama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang ada di Pangkalpinang.

“Kami menerima semua sampah plastik, kecuali kantong kresek, nah itu saya dapat dari hasil kerjasama dengan KSM selindung, dan pangkalarang, kadang kita juga menerima dari sopir mobil sampah kelurahan,” jelas pemuda yang biasa disapa ateng ini.

Rama sangat berharap dengan usaha nya ini bisa mengurangi sampah plastik di Bangka Belitung khususnya Pangkalpinang, dan para pemuda yang ada di Bangka Belitung untuk selalu memberi karya dan kontribusi nyata.

Rama juga mengajak para pelaku UMKM terkhusus di pangkal pinang agar menyediskan bak sampah khusus plastik di tempat usahanya.

“Saya mengajak untuk teman – teman pelaku UMKM yang ada di Pangkalpinang untuk bijak dalam menggunakan plastik dengan cara menyediakan bak sampah khusus sampah plastik di tempat usahanya, dan bisa di setorkan ke saya tentunya akan saya beli,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *