FOTO: Berburu di Bangka Thrift Store, Harga Baju Branded Mulai Rp50 Ribu

Salah satu owner thrift shop di Kota Pangkalpinang, Babel, sedang merapihkan outfit dagangannya. Foto: Rais Abdillah/Faktaberita

PANGKALPINANG, FAKTABERITAThrifting saat ini tentu bukanlah hal yang asing lagi, animo kaum muda berburu pakaian branded bekas yang kondisinya masih layak pakai kian menjamur di mana-mana. Tak heran, bisnis thrift shop ikut digandrungi oleh sejumlah kalangan, terutama anak muda.

Rais Abdillah/Faktaberita
Rais Abdillah/Faktaberita

Rizki Ramhadani, salah satu pengusaha thrift store di Kota Pangkalpinang itu mengaku bahwa thrifting adalah salah satu solusi bagi masyarakat untuk tetap mendapatkan outfit second brand dengan harga yang terjangkau.

Bacaan Lainnya

Bagaimana tidak, di Bangka Thrift Store miliknya, Rizki menjual berbagai brand dalam negeri seperti; Fila, Champion, Adidas, Nike, Uniqlo dan lainnya, hingga brand luar negeri seperti; Boy London, Dickies, GAP, H&M. Semuanya tentu dijual dengan harga miring mulai dari Rp50 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Rais Abdillah/Faktaberita
Rais Abdillah/Faktaberita

“Thrifting ini sebenarnya, ini kan barang-barang second (bekas_red), original gitu, kalau dari kapasitas masyarakat kan itu gak semua mampu buat beli baru yang dari original, nah kita solusinya ngambil barang-barang yang second-nya, tapi masih layak banget untuk dipakai,” kata Rizki kepada Faktaberita.co.id, Rabu (25/5/2022).

Selain itu, Rizki mengatakan bahwa stok outfit di toko miliknya, berasal dari berbagai daerah. “Ada yang dari Jakarta, Medan, ada yang dari Palembang, macem-macem,” kata owner Bangka Thrift Store yang berada di Jalan Abdurahman Siddiq, Kota Pangkalpinang tersebut.

Rais Abdillah/Faktaberita
Rais Abdillah/Faktaberita

Untuk di Bangka Belitung saat ini, Rizki menyebutkan bahwa animo berburu thrifting baru akan berkembang. Berbeda, dengan sejumlah daerah yang sudah menjadikan thrift shop sebagai kebiasaan saat ingin berburu outfit second brand. Kendati demikian, ia berharap, bisnis thrifting ini bisa terus bergeliat ke depannya, khususnya di Negeri Serumpun Sebalai.

“Kalau di Jakarta tuh udah habbit (terbiasa) lah, mayoritas tuh orang lebih nyari ini (thrifting) untuk anak mudanya ya, kalau di Bangka ini, lagi awal mulai berkembang,” ungkap pemuda kelahiran Jakarta tersebut.

Rais Abdillah/Faktaberita
Rais Abdillah/Faktaberita

Hal yang tak kalah penting, disarankan Rizki, ketika ingin memulai bisnis thrift shop, perlunya pengetahuan yang cukup dari berbagai sisi, di antaranya up to date terhadap brand yang kekinian yang banyak diminati terutama oleh anak muda, bisa membedakan mana outfit yang original maupun tidak alias KW, atau bahkan mengerti sejarah atau selak beluk produksi suatu brand.

“Buat siapa aja nih, buat temen-temen di rumah, yang mau coba ini, ini bakal bagus banget sih, tapi didasari ilmu yang cukup dan mental,” tutup nya. (FB03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.