FOTO: Mudik Dilarang; Pangkalbalam Sepi, Per Hari Kurang dari 40 Pemudik

  • Whatsapp
Seorang penumpang di ruang tunggu Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Babel. (Rais/Faberta)

PANGKALPINANG, FABERTA — Pasca peraturan pemerintah terkait larangan mudik untuk warga yang mulai diberlakukan pada 6-17 Mei 2021, suasana Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, terpantau sepi. Tidak terlihat adanya antrean panjang pemudik.

Tempat pemeriksaan dan validasi kesehatan juga lenggang. Kondisi di dermaga juga sama, situasi tampak sepi. Kendaraan yang masuk ke area pelabuhan hanya didominasi truk pengangkut logistik.

Bacaan Lainnya
Seorang supir truk tampak tertidur saat menunggu antrea masuk kapal di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Babel. (Foto: Rais/Faberta)

Hal tersebut dibenarkan oleh Deputy General Manager Pendukung Operasi PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Pangkalbalam, Taufiq Budi Hidayanto. Ia mengatakan jumlah pemudik tidak lebih dari 40 orang, lain halnya jika ke Belitung, pemudik masih menyentuh angka ratusan.

“Jadi arus mudik di Pangkalbalam memang karena ada arahan dari pemerintah tidak ada mudik, jadi mudik diperketat, jadi yang lewat kapal RoRo itu hanya supir sama truk saja,” katanya kepada faktaberita.co.id, Selasa (04/05/2021).

Suasana di Pelabuhan Pangkalbalam terpantau sepi pemudik. (Foto: Rais/Faberta)

“Memang ada penumpang, tapi setiap kapal tidak lebih dari di bawah 40 orang, paling 15, 20, kecuali yang ke belitung ya, hari Selasa ini penumpang ke Belitung ada 248 penumpang,” tambahnya.

Taufik juga menjelaskan bahwa untuk jadwal keberangkatan kapal RoRo menuju Jakarta paling akhir pada 6 Mei 2021. Sedangkan tujuan Belitung, masih ada kapal yang berangkat hingga Sabtu (8 Mei 2021).

“Info perhari ini, untuk kapal Expres Bahari yang ke Belitung masih ada dua jadwal di Selasa sama hari Sabtu setiap minggunya, jadi Sabtu masih ada lagi, cuma memang masih tentatif sih, tapi belum ada info lebih lanjut, yang jelas per hari ini masih jalan seperti biasa seminggu dua kali,” katanya.

Sebuah truk memasuki Kapal Roro di Pelabuhan Pangkalbalam. (Foto: Rais/Faberta)

“Untuk kapal Roro ke Jakarta nanti direncanakan tanggal 6 terakhir berangkat dari sini (Pelabuhan Pangkalbalam_red),” sambung Taufiq.

Lebih lanjut, Taufiq mengungkapkan bahwa memang semenjak pandemi Covid-19 merebak, jumlah penumpang di Pelabuhan Pangkalbalam tatkala arus mudik lebaran merosot tajam hingga 80 persen.

Seorang pemudik tengah berjalan menuju kapal di Pelabuhan Pangkalbalam. (Foto: Rais/Faberta)

“Yang penumpang kapal RoRo, itu bisa 80 persen lebih, lebaran ya arus mudik ya, sebelum pandemi tarolah satu kapal itu bisa 250-300 orang, dengan pandemi ini, hampir dikatakan tidak ada,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *