Garuda Dilarang Terbang ke Hong Kong Selama Dua Pekan, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Garuda Indonesia/ilustrasi (ist)

NASIONAL, FABERTA — Otoritas pemerintah Hong Kong resmi melarang maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia untuk membawa penumpang ke negara tersebut selama dua pekan sejak 22 Juni hingga 5 Juli 2021. Hal ini setelah didapati empat orang penumpang positif terpapar virus Covid-19 baru-baru ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menegaskan bahwa penutupan penerbangan dari Indonesia ke Hong Kong merupakan hal wajar yang harus dihormati dan disikapi secara bijak di tengah situasi pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Setiap negara memiliki hak dan langkah antisipasi yang berbeda dalam melindungi warganya, salah satunya dengan melakukan penutupan penerbangan dari dan ke negara lain yang memiliki kasus penyebaran Covid tertinggi,” kata Novie melalui keterangannya, Sabtu 26 Juni 2021.

Menurutnya, upaya pelarangan penerbangan ke suatu negara merupakan langkah perlindungan bagi warganya. Hal serupa juga pernah dilakukan Indonesia yang melarang kedatangan warga asing di saat awal penyebaran wabah.

Kendati demikian, Novie terus mengimbau agar semua maskapai baik nasional maupun internasional untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku dan memastikan calon penumpang memiliki surat keterangan sehat yang sudah divalidasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara.

Hal ini telah diatur tugas dan fungsi KKP di bandara melalui Permenkes Nomor 77 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Bagi maskapai yang melanggar ketentuan yang berlaku dapat diberikan sanksi administratif mulai dari peringatan tertulis, pembekuan izin, pencabutan izin dan atau denda administratif sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 41 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Kita pernah mengambil sikap melarang masuknya warga negara dari atau transit di Inggris ke Indonesia, begitupun dengan warga negara India. Jadi larangan terbang dari Indonesia ke Hong Kong merupakan hal yang wajar,” kata dia.

Dalam pemberitaan terbaru, Kamis 24 Juni 2021, sebagaimana dilansir dari Usnews, diinformasikan bahwa Pemerintah Hong Kong memutuskan untuk secara resmi melarang seluruh penerbangan penumpang dari Indonesia ke negaranya.

Otoritas setempat menilai kedatangan penumpang dari Indonesia dianggap memiliki “risiko sangat tinggi” untuk penularan virus Corona. Pengumuman larangan tersebut dikatakan oleh Pemerintah Hong Kong pada Rabu 23 Juni 2021 malam. (Faberta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *