Harga Minyak Sawit Mentah Diprediksi Akan Melonjak di Tahun 2021

  • Whatsapp
Foto: ilustrasi/Faberta

JAKARTA, FABERTA — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi harga tiga komoditas internasional seperti minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) akan melonjak di tahun 2021. Tak hanya itu, harga komoditas logam pun ikut diperkirakan melambung.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengatakan, berdasarkan laporan Bank Dunia harga komoditas internasional sudah mulai pulih sejak kuartal IV-2020.

Kendati demikian, lonjakan harga komoditas tersebut diprediksi hanya berlangsung satu tahun dan akan kembali menurun pada tahun 2022.

“Rata-rata harga CPO sepanjang tahun 2021 sebesar USD975 per metrik ton sementara harga komoditas logam semua seperti besi, logam alumunium, baja dan lainnya akan mengalami booming sepanjang 2021 dan baru akan terkoreksi lagi di tahun 2022,” kata Shinta saat menghadiri sosialisasi hasil perundingan perdagangan internasional Indonesia-EFTA CEPA di Jakarta, Senin 24 Mei 2021.

Menurut dia, berdasarkan laporan organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization/WTO) pertumbuhan ekonomi dunia saat ini lebih cepat dibandingkan krisis pada tahun 2009 dan 2015 yang membutuhkan waktu dua tahun untuk pulih. Diperkirakan volume perdagangan internasional akan tumbuh 8 persen di tahun 2021 setelah sebelumnya terkontraksi 5,3 persen.

Walaupun belum dalam volume perdagangan yang normal, angka tersebut dinilai sangat positif untuk menggenjot ekspor Indonesia. Langkah ini juga dapat mempercepat upaya pemerintah memulihkan ekonomi dari sektor perdagangan internasional.

“Meskipun booming sifatnya sementara, Indonesia bisa memanfaatkan momentum yang ada untuk memaksimalkan ekspor di tahun 2021 dengan komoditas ungulan ke berbagai negara. Dengan demikian ekspor bisa menjadi motor penggerak ekonomi,” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *