FAKTA BERITA, BANGKA BARAT — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Bangka dan Bangka Barat mengalami kenaikan hingga menembus Rp3.170 per kilogram. Kondisi tersebut mendapat perhatian Ketua DPRD Bangka Barat, H. Badri Syamsu yang meminta seluruh pihak tetap mengawal stabilitas harga agar petani memperoleh nilai jual yang layak, Jumat (5/6/2026).
Kenaikan harga tersebut menjadi angin segar bagi petani sawit setelah sebelumnya menghadapi penurunan harga yang berdampak terhadap pendapatan masyarakat perkebunan.
Badri Syamsu mengatakan, membaiknya harga TBS tidak hanya memberikan keuntungan bagi petani, tetapi juga berdampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat desa.
“Ketika harga sawit naik, yang merasakan bukan hanya petani. Warung-warung hidup, daya beli masyarakat meningkat, aktivitas ekonomi desa ikut bergerak. Karena itu kita berharap tren positif ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, harga TBS petani mandiri pada Jumat (5/6/2026) mengalami kenaikan hampir di sejumlah PKS.
Harga tertinggi tercatat di PT Tata Hamparan Eka Persada (THEP) Puding Besar sebesar Rp3.170 per kilogram, naik Rp270 dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp2.900 per kilogram.
Sementara itu, PT Gemilang Cahaya Mentari (GCM) Tanjung Maras menetapkan harga Rp3.070 per kilogram, PT Payung Mitra Jaya Mandiri (PMM) Simbel Rp3.060 per kilogram, dan PT Mutiara Agro Sejahtera (MAS) Kpuk Rp3.010 per kilogram.



















