Hari Keempat Iduladha, Pemkab Bangka Barat Lestarikan Tradisi Ziarah Kute Seribu

FAKTA BERITA, BANGKA BARAT — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat akan kembali menggelar tradisi tahunan Ziarah Kute Seribu sebagai rangkaian peringatan hari keempat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang dipusatkan di Kota Mentok, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang telah menjadi tradisi masyarakat Mentok tersebut bertujuan mendoakan para ulama, habaib, tokoh agama, pendiri Kota Mentok, serta para leluhur yang telah berjasa dalam perkembangan daerah.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, mengatakan ziarah kubur merupakan bagian dari ajaran Islam yang mengajarkan umat untuk mengenang jasa dan keteladanan para pendahulu, baik dalam kehidupan beragama maupun dalam kepemimpinan.

“Ziarah Kute Seribu diawali dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, doa bersama serta tausiah agama sebagai bagian dari dakwah dan syiar Islam kepada masyarakat,” kata Yus Derahman.

Menurutnya, doa bersama akan dipanjatkan untuk sejumlah tokoh yang dimakamkan di kawasan tersebut, di antaranya Habib Hamid bin Abdurahman Assegaf, Habib Hud bin Muhammad Assegaf, Habib Syatho, para tokoh agama, serta para pendiri Kota Mentok yang telah wafat.

Selain memiliki nilai religius, Ziarah Kute Seribu juga telah masuk dalam salah satu objek pemajuan kebudayaan daerah yang terus dilestarikan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Tradisi ini dinilai menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, habaib dan masyarakat.

Pos terkait