Heboh Pemberitaan Oknum Kades di Bateng Diduga Jual Lahan HP, Bupati Kok Tebang Pilih?

Bupati Bateng, Algafry Rahman. (Ist)

BANGKA TENGAH, FAKTABERITA — Heboh pemberitaan adanya oknum kepala Desa di Kabupaten Bangka Tengah diduga menjual hutan produksi di Desa Kerakas, Kecamatan Sungaiselan.

Informasi yang bersumber dari akun Bangka Belitung Info tersebut, masyarakat desa setempat meminta Bupati Bangka Tengah untuk mengusut kasus tersebut, dab melaporkan kejadian itu kepihak kepolisian.

Namun, hingga kini diduga belum ada tanggapan dari Bupati Bangka Tengah mengenai keluhan warga tersebut.

Jika benar, ini Ironis karena kejadian itu berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Desa Tanjung Pura Kecamatan Sungai Selan beberapa waktu yang lalu.

Malahan Kades Tanjung Pura pada saat itu didampingi Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman melaporkan warganya ke Polda Babel.

Hingga kini dua masyarakat Desa Tanjung Pura tersebut harus mendekam dalam jeruji besi tahanan Polda Babel.

Diberitakan sebelumnya, kelompok Tani Lelap Bengkuang Desa Tanjung Pura yang tidak mendapat restu dari kepala desa legalitas terkait pembebasan lahan hutan produksi yang akan digarap untuk bertani.

Yulianto salah seorang anggota kelompok Tani Lelap Bengkuang mengatakan pihaknya merasa tidak adil disini sedangkan orang yang bermodal bisa buka dan memanfaatkan lahan Hutan Produksi.

“Kalau kades sebelumnya, masyarakat mau buka lahan tidak apa-apa tidak pernah dilaporkan. Sekarang zaman kades baru dan bupati baru ini dilaporkan. Kami disini tidak menuduh langsung pak bupati namun faktanya bupati ikut mendampingi pelaporan itu ke Polda Babel. Ternyata zamannya kades baru dan bupati baru ini dipermasalahkan. Jadi kami sebagai masyarakat merasa tidak ada keadilan sama sekali,” kata Yulianto, kepada media ini Kamis (18/5/2023).

Ia menjelaskan, permasalahan seperti ini banyak terjadi di Desa lain seperti Desa Penagan, namun tidak pernah dipermasalahkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *