Imbas TPA Regional Tak Ada Kabar dari Pemprov Babel, Sampah di Kota Pangkalpinang Menumpuk

  • Whatsapp

PANGKALPINANG, FABERTA — Rencana Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional di Pulau Bangka, masih belum ada kejelasan.

Padahal, kehadiran TPA Regional ini sangat dibutuhkan, yakni untuk mengatasi permasalahan sampah salah satunya di wilayah Kota Pangkalpinang.

Bacaan Lainnya

Rencananya TPA Regional di Pulau Bangka akan dibangun di Kabupaten Bangka Tengah, namun hingga saat ini belum menemukan titik temu.

Mengenai hal itu, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyebut, hingga saat ini TPA Regional Pulau Bangka belum ada kejelasan dari pihak Pemprov Babel.

“TPA regional ini kewenangan Pemprov Babel. Kalau kita berharap segera pindah ke TPA Regional, karena sampah di TPA Parit Enam milik kita ini sudah menumpuk,” kata Molen sapaan akrabnya, Sabtu, (4/7/2021).

Menurut Molen, permasalahan sampah ini jangan sampai menjadi kendala pemerintah, untuk memajukan Kota Pangkalpinang.

Sementara, untuk memindahkan lokasi TPA memiliki persyaratan yang banyak, di antaranya lokasi TPA minimal berjarak 10 kilometer dari pemukiman penduduk.

“Kota Pangkalpinang mana ada lokasinya lagi. Mau kita buat dimana? di Tuatunu juga tidak bisa karena sudah banyak perumahan di sana,”ucapnya.

Sembari menunggu TPA Regional, Molen mengatakan, pihaknya terus berupaya mengurangi debit sampah di TPA Parit Enam.

“Kita sudah MoU bersama PT Kaltimex untuk menjadikan sampah kita menjadi energi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Kemudian sampah di TPA sekarang kita timbun. Sebetulnya permasalahan sampah ini harusnya ada sinergitas antara Pemprov Babel dengan pemerintah di kabupaten dan kota,” kata Molen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *