Indra Warga Desa Mislak Ditemukan Tewas dengan Penuh Luka, FKPMP Babar Minta Polisi Ungkap Pelaku Secepatnya

  • Whatsapp
Jenazah korban saat dibawa ke Puslesmas terdekat. (Ist)

PARITTIGA, FABERTA — Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Kibar Pemuda Merah Putih (FKPMP) Kabupaten Bangka Barat (Babar) mempertanyakan penanganan kasus tewasnya Indra Sukmana (30) warga Dusun Tambang Enam, Desa Mislak, Kecamatan Jebus, Kabupaten Babar, pada Kamis (5/8/2021) Lalu.

Disampaikan Ketua FKPMP Babar Ali Hartono, Senin (23/8/2021) Malam. Sudah 18 hari sejak Indra Sukmana ditemukan tewas dalam keadaan wajah penuh luka lebam, Kepolisian Sektor (Polsek) Parittiga, masih terus mendalami kasus tersebut dan belum ada tanda-tanda mengarah terhadap tersangka.

“Kami melihat langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tewasnya korban tersebut diduga adanya unsur pembunuhan. Pasalnya dilihat dari wajah korban yang penuh luka seperti adanya perlawanan dan diduga kuat korban tewas akibat penganiayaan,” ungkap Ali.

Ali mengatakan, hingga kini masyarakat Parittiga masih terus menunggu kabar hasil dari penyelidikan Polsek Parittiga, dan berharap kasus dugaan pembunuhan ini bisa diungkap dengan cepat oleh pihak kepolisian.

Kendati demikian, Ali merasa aneh karena kasus dugaan pembunuhan tersebut bisa luput dari media massa. Padahal biasanya kasus seperti ini cepat diberitakan.

“Saya agak heran saja, kenapa kasus seperti ini sampai luput dari media, tak seperti kasus penemuan bayi yang sudah viral kemana-mana,”ujarnya.

Diketahui, berdasarkan informasi yang didapat, korban yakni Indra Sumakna (30) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 14.45 WIB, di sebuah perkebunan milik Sofian.

Ditemukannya jasad korban berawal saat Sofian dan temannya Bujang hendak pergi ke pondok kebun untuk mengambil sepeda motor milik Sofian.

Kemudian saat sampai dikebun, Bujang dan Sofian dikejutkan dengan melihat sesosok laki-laki menggunakan baju kaos biru dan celana panjang yang terbaring di semak-semak samping pondok Kebun. Setelah diperiksa laki-laki tersebut ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka dibagian wajah sebelah kiri dan leher sebelah kanan.

Adapun luka yang diderita korban diantaranya, luka robek di bagian pelipis kanan, telinga kanan bagian depan, telinga kanan bagian belakang, telinga kanan bagian atas dan bagian bawah, leher sebelah kanan dan pipi sebelah kanan yang diduga kuat akibat sabetan benda tajam.

Selain itu, ada juga luka lecet tangan kiri, tangan kanan, Kaki kanan, dan bahu kiri dan kanan, kemudian luka memar telinga kanan, bahu kanan sampai dengan pergelangan tangan kanan, leher bagian depan, jari tangan kiri (atas jempol) serta Keluar darah dari hidung kanan dan telinga kanan.

Kabag Ops Polres Babar Kompol Evry Susanto saat dikonfirmasi Faktaberita.co.id melalui via telepon mengatakan kalau kasus tersebut masih di bawah penanganan Polsek Jebus dan belum dibawan ke Reserse Polres Bangka Barat.

Sementara itu Kapolsek Jebus, Kompol Muhammad Saleh saat dikonfirmasi, Selasa (24/8/2021), membenarkan kejadian tersebut dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan.

“Benar ada adanya penemuan mayat tersebut. Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan kami,” ucap Kapolsek. (Fsl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *