Ismail Yuhaidir Reuni Bersama Pendamping PKH Bangka: Teruslah Berjuang untuk Masyarakat

Anggota DPRD Kabupaten Bangka, Ismail Yuhaidir menggelar acara reuni bersama para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Bangka di Rumah Makan Pangeran, Sungailiat, Selasa (5/10/2021). Foto: Rais/Faberta

BANGKA, FABERTA — Anggota DPRD Kabupaten Bangka, Ismail Yuhaidir menggelar acara reuni bersama para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Bangka di Rumah Makan Pangeran, Sungailiat, Selasa (5/10/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Ismail yang akrab disapa Bang Mail itu berharap agar teman-teman pendamping PKH Bangka tetap berjuang melayani masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19 masih belum bisa dikendalikan.

“Teruslah berjuang untuk kepentingan masyarakat bawah, karena mereka adalah pejuang-pejuang tanpa nama. Mereka adalah salah satu bagian dari saya selama dua tahun menjadi pendamping PKH. Mudah-mudahan kawan-kawan tidak mengeluh dengan keadaan yang mereka rasakan sekarang ini,” kata Ismail kepada awak media, Selasa (5/10/2021).

Ismail juga ikut memberikan apresiasi kepada para pendamping PKH Bangka. Karena telah memberikan kerja terbaik untuk masyarakat. Sehingga, dirinya pun belum sama seksli mendapatkan keluhan terhadap kinerja dari pendamping PKH Bangka saat turun ke lapangan.

“Saya rasa keluhan dari masyarakat tidak ada karena kemampuan mereka untuk menjadi pendamping PKH tidak perlu diragukan lagi, bisa diuji kemampuannya. Karena di samping mereka menyalurkan bantuan mereka juga membimbing dan membina masyarakat,” ujar Ismail yang pernah tergabung dalam pendamping PKH Bangka tahun 2016-2019.

“Misalnya ada ibu hamil, mereka juga yang bina, atau ada anak sekolah yang tidak aktif mereka juga ikut bertanggung jawab, jadi bukan sekedar menyalurkan bantuan, lansia, dan kesehatannya juga ikut diperhatikan,” sambungnya.

Ia berharap, dengan adanya pendamping PKH bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. “Maka program ini sangat membantu untuk masyarakat untuk meningkatkan SDM, ekonominya karena mereka ini luar biasa perjuangannya,” katanya.

Oleh karenanya, Ismail meminta kepada pemerintah eksekutif agar bisa lebih memperhatikan kesejahteraan para pendamping PKH. Pasalnya, selama ini pendamping PKH hanya dipandang sebelah mata, karena dianggap hnaya sekedar menyalurkan bantuan.

“Maka saya harap kepada pihak pemerintah kabupaten maupun provinsi jangan memandsng sebelah mata mereka (pendamping PKH_red) karena adalah pejuang tanpa nama. Mudah-mudahan ada perhatian khusus untuk kawan-kawan PKH ini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kordinator Pendamping PKH Bangka, Ester Yuliani berharap bahwa reuni kali ini tidak hanya sekali. Akan tetapi bisa berkelanjutan. Sehingga bisa menguatkan sinergisitas terkait program-program bantuan sosial untuk masyarakat agar lebih baik ke depannya.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada pak dewan kita (Ismail Yuhaidir_red) di mana hari ini kita bisa berkumpul setelah cukup lama. Karena kita pernah sama-sama dalam satu program. Jadi pertemuan ini adalah ajang silaturahmi kami yang udah lama gak ketemu,” katanya.

“Dan setelah ngobrol, kebetulan beliau komisi A yang membidangi apa yang kami lakukan sekarang ini dalam bidang bantuan sosial. Harapannya bisa berkolaborasi untuk lebih baik lagi ke depannya,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *