Ismail Yuhaidir Serap Aspirasi Guru TPA Soal Minimnya Sarana Prasarana Sekolah

Anggota DPRD Bangka Ismail Yuhaidir saat diwawancarai awak media selepas menggelar Reses bersama para guru TPA Hadiqotul Amin di Puding Besar, Bangka, Jum'at (23/7/2021). Foto: Rais

PUDING BESAR, FABERTA — Anggota DPRD Kabupaten Bangka Ismail Yuhaidir mengatakan bahwa dirinya siap menjaring sekaligus mengakomodir apa yang menjadi aspirasi para guru TPA di Daerah pemilihannya (Pemali, Bakam, Puding Besar), salah satunya minimnya sarana dan prasarana sekolah.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan saat Ismail menggelar Reses perdana di Desa Puding Besar, Kecamatan Puding Besar, Bangka pada Jum’at (23/7/2021).

“Reses ini bagian dari peran anggota legislatif untuk menyerap masukan maupun usulan dari masyarakat khususnya yang berada di daerah pemilihannya,” kata Ismail.

“Kali ini, saya menggelar Reses bersama para guru di TPA Hadiqotul Amien dan mereka turut menyampaikan sejumlah masukan dan usulan seperti jalan yang sudah rusak sehingga membahayakan orang tua, murid dan masyarakat sekitar, kemudian tidak adanya mushola untuk murid-murid untuk belajar praktek sholat beserta tempat wudhunya, pagar halaman sekolah, serta kurangnya ruangan kelas karena jumlah murid yang mulai banyak,” tambah politisi PDI Perjuangan tersebut.

Lanjut, Bang Mail menuturkan bahwa aspirasi yang sudah ia terima akan disampaikan kepada pihak terkait. Menurutnya, lembaga pendidikan sudah seharusnya mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.

“TPA ini adalah dasar pendidikan bagi seorang anak, oleh karenanya saya akan menyampaikan dan meminta pemerintah bisa memperhatikan sarana dan prasana sekolah, termasuk kesejahteraan para gurunya,” ujarnya.

Ismail menegaskan, sebagai wakil rakyat, dirinya akan berjuang sekuat tenaga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. “Saya akan menjalani tugas ini dengan jiwa raga seikhlas mungkin saya abdikan diri saya untuk bangsa dan negara ini termasuk kepada masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Alsajari (31 tahun), salah satu guru di TPA Hadiqotul Amien juga mengharapkan bahwa aspirasi yang telah disampaikan kepada Ismail Yuhaidir bisa diteruskan ke pemerintah. Sehingga apa yang menjadi keinginan para guru TPA bisa terwujud.

“Semoga dengan baiknya kondisi sarana dan prasaran di TPA bisa menunjang kegiatan belajar para murid-murid,” harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *