Kanim Pangkalpinang Bantu Kepulangan WNA Vietnam Korban Insiden Kebakaran Kapal

PANGKALPINANG, FAKTABERITA — Kantor Imigrasi (Kanim) Pangkalpinang menerima kabar adanya dua WNA yang menjadi korban insiden kebakaran yang terjadi pada Kapal AB Olivia. Dua korban tersebut berjenis kelamin pria atas nama Nguyen Van Trinh (41) dan Vo Quang Viet (36), yang merupakan WN Vietnam.

Kedua WN Vietnam tersebut merupakan Crew Kapal AB Olivia dengan rute dari Singapura menuju Balikpapan. Namun dalam perjalan mengalami insiden kebakaran. Kedua WNA yang menjadi korban diberikan izin masuk darurat oleh petugas Subseksi Pemeriksaan Keimigrasian untuk mendapatkan perawatan segera.

Kedua korban sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Siloam Pangkalpinang. Namun, nyawa Nguyen Van Trinh, tak bisa diselamatkan setelah mengalami luka bakar hingga 90%. Sementara itu korban lainnya yakni Vo Quang Viet masih mengalami kondisi kritis akibat luka bakar 80% dan butuh perawatan lebih intensif.

Kanim pangkalpinang menerima laporan kondisi tersebut melalui pihak keagenan yang mengurus WNA tersebut . Menindaklanjuti hal tersebut, Kanim Pangkalpinang melalui Subseksi Intelijen Keimigrasian membantu pengurusan dokumen keimigrasian serta melaporkan kejadian tersebut melalui surat ke Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia di Jakarta.

“Kami telah melakukan tindakan keimigrasian yang dibutuhkan untuk membantu proses pemulangan satu jenazah ke Vietnam dan satu korban lainnya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di Singapura”, ungkap Kepala Kanim Pangkalpinang, Wahyu Wibisono.

Pemulangan WN Vietnam atas nama Nguyen Van Trinh ke Vietnam melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta,Rabu (23/08). Sedangkan keberangkatan Vo Quang Viet ke Singapura untuk mendapatkan perawatan intensif melalui Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Rabu, (23/08). Untuk menjamin proses tersebut berjalan lancar, Kanim Pangkalpinang melalui Subseksi Intelijen Keimigrasian melaksanakan pengawasan keberangkatan.

“Keberangkatan Vo Quang Viet ke Singapura menggunakan pesawat Jet Pribadi milik Rumah Sakit Singapura, melalui Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, dikarenakan Bandara Depati Amir Pangkalpinang bukan merupakan Bandara Internasional”, Ujar Wahyu.

Segala akomodasi yang dibutuhkan untuk proses pemulangan ke Vietnam maupun keberangkatan ke Singapura untuk perawatan lebih lanjut menjadi tanggungjawab dari pihak perusahaan WNA tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *