Kekeh, DPRD Babel Tegaskan Tak Ada Pemotongan TPP ASN Pemprov

  • Whatsapp
Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi (tengah). Foto: Januar

BANGKA BELITUNG, FABERTA — DPRD Provinsi Kep. Bangka Belitung melaksanakan Rapat Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ruang Banggar DPRD Babel, Selasa (10/8/2021).

Pada rapat anggaran tersebut, DPRD Bangka Belitung mengusulkan beberapa kebijakan umum seperti, tidak ada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Negeri Sipil, tidak ada pemotongan honorium Pegawai Harian Lepas (PHL), dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bacaan Lainnya

Anggota legislatif yang tergabung dalam Badan Anggaran sepakat telah mengusulkan kebijakan umum di atas untuk tetap dipertahankan dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 sebagai APBD induk.

Rapat anggaran yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi, dan diikuti oleh anggota legislatif yang tergabung dalam Badan Anggaran satu suara untuk tetap mempertahankan dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 sebagai APBD induk.

Ketua DPRD Babel menegaskan bahwa kebijakan umum ini tetap menginduk pada perubahan Anggaran APBD awal dan fokus untuk meningkatka PAD.

“Dalam pembahasan ini, kebijakan umun anggaran pada tahun 2021 dalam perubahan ini masih tetap mengukuti perubahan anggaran di APBD induk atau APBD awal dan lebih menekankan kepada peningkatan ekonomi dan pemutusan mata rantai covid-19, masih tetap dua itu,” kata Herman.

Kebijakan umum ini diharap dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di bangka belitung terus bertahan dan kesehatan masyarakat Babel bisa terjaga. Degan begitu pihaknya mengusulkan dan menyepakati tidak adanya pemotongan TPP ASN, pemotongan honorium PHL, dan peningkatan pendapatan asli daerah.

“Pertimbangan tersebut menilai dari anggaran belanja pegawai supaya tetap dipertahankan agar dapat memulihkan animo ekonomi masyarakat dan sirkulasi pemodalan di pasar tetap berjalan,” lanjut Herman.

Rapat ini masih diskorsing dan akan dilanjukan pada Kamis, 12 Agustus 2021 mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *