PANGKALPINANG, FAKTA BERITA — Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza menyoroti permasalahan yang menimpa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Honorer di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang yang dicurigai soal netralitas menjelang Pilkada 2024.
Dirinya angkat bicara soal sikap reaktif Pj Walikota Pangkalpinang, Budi Utama, saat menerima sekelompok orang yang menamakan diri Kesatuan Aksi Harapan Masyarakat Indonesia (KAHMI) Pangkalpinang dan Tim Relawan Kotak Kosong di Kantor Walikota Pangkalpinang beberapa hari lalu.
Dikutip dari berbagai media online, Budi Utama diketahui langsung bereaksi dengan akan memanggil para ASN dan honorer yang menjadi tuntutan para peserta aksi.
Bahkan, Budi Utama memberikan pernyataan akan berupaya keras mendapatkan bukti jejak digital tersebut.
Abang Hertza menyayangkan Hal itu, karena dianggap reaksi berlebihan yang cenderung terlalu mencurigai.
“Kita tidak usah terlalu mencurigai, pekerjaan yang terlalu remeh, mencurigai netralitas ASN dan honorer,” kata Abang Hertza, Minggu (27/10/2024)



















