Ketua RT di Desa Air Mesu Dipecat, Hanya Karena Pindahkan Tenda?

ilustrasi/istimewa

BANGKA TENGAH, FAKTABERITA — Ketua Rukun Tetangga (RT) di Desa Air Mesu, Alung (33 tahun), mendapati dirinya dipecat secara tiba-tiba oleh Kepala Desa Air Mesu, Pajri.

Pemecatan ini tertuang dalam Surat Pemberhentian No: 141/001/PHK/19.04.02.2024/2023 yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Air Mesu.

Bacaan Lainnya

Alung yang merupakan Ketua RT 006 Desa Air Mesu, mengungkapkan kebingungannya terkait keputusan pemecatan yang terkesan mendadak dan tidak didasari oleh alasan yang jelas.

Salinan surat pemberhentian Alung selaku Ketua RT 006 Desa Air Mesu, Bangka Tengah. (istimewa)

Dia menyatakan bahwa selama ini telah menjalankan tugasnya sesuai dengan arahan untuk kepentingan warga.

“Saya telah bekerja sesuai dengan arahan dan untuk kebaikan warga. Saya mengundang warga untuk memberikan pandangan mereka tentang kinerja saya. Saya sungguh terkejut dengan pemecatan ini. Saya tidak tahu apa alasan di baliknya,” ungkap Alung.

Alung menjelaskan bahwa surat pemecatan itu datang setelah dia memindahkan tenda yang merupakan aset desa, yang sebelumnya digunakan dalam Turnamen Gaple Cup Algafri Rahman, untuk dipasangkan di rumah seorang warga yang baru saja meninggal dunia.

“Sebelumnya, Kepala Desa sudah menginstruksikan bahwa tenda tersebut harus digunakan untuk warga yang mengadakan tahlilan. Jadi saya benar-benar terkejut saat tahu saya dipecat sehari setelah pemindahan ini, pada tanggal 4 September 2023. Saya baru menerima surat pemecatan pada tanggal 8 September 2023. Yang lebih anehnya pemecatan ini dilakukan sehari setelah dirinya memindahkan tenda untuk orang kegiatan tahlil,” jelas Alung.

Alung juga mengakui bahwa dalam pemindahan tenda tersebut, dia telah berkoordinasi dengan pihak desa, dan tidak mendapatkan tanggapan yang jelas dari mereka.

Selain itu, setelah pemindahan tenda, Alung menerima telepon dari Kepala Desa dengan nada yang kurang mengenakan. Kejadian ini menimbulkan kebingungan dan ketidakpuasan di kalangan warga Desa Air Mesu, yang mempertanyakan alasan di balik pemecatan yang tiba-tiba ini.

Pemecatan Ketua RT ini menjadi perbincangan hangat di desa tersebut, sementara Alung menantikan penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang mengenai tindakan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *