FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – KPU Kota Pangkalpinang menegaskan komitmen memperkuat kualitas demokrasi lewat program pendidikan pemilih yang disiapkan untuk tahun 2026. Fokus ini disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) KPU Kota Pangkalpinang, Margarita, dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025, Senin (15/12/2025).
Margarita menjelaskan bahwa pendidikan pemilih menjadi salah satu prioritas KPU di luar tahapan pemilu. Menurutnya, meningkatkan kualitas pengetahuan pemilih jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar angka partisipasi.
“Kami ingin masyarakat Pangkalpinang yang datang ke TPS tidak hanya banyak secara kuantitas, tetapi juga berkualitas. Mereka harus memahami kenapa mereka memilih, apa yang dipilih, dan apa dampaknya bagi masa depan kota ini,” ujarnya.
Untuk mendukung tujuan tersebut, KPU telah merancang sejumlah kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan organisasi masyarakat. Di antaranya Universitas Bangka Belitung (UBB), PERTIBA, STIH, UNABA, KPPI Kota Pangkalpinang, PGRI, hingga Dinas Kominfo Kota Pangkalpinang. Seluruh kerja sama itu akan direalisasikan mulai 2026.
“Sejauh ini penyebaran informasi KPU masih melalui media sosial dan podcast. Tapi ke depan kami ingin memperluas jaringan edukasi pemilih agar lebih terstruktur dan menjangkau pemilih muda, mahasiswa, serta pemilih pemula,” kata Margarita.



















