Kunci Pemulihan Ekonomi, Pengusaha Dorong Pemerintah Percepat Alokasi Vaksinasi Covid-19

  • Whatsapp
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bangka Belitung (Babel) bersama Pemprov dalam hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung menggelar vaksinasi gratis yang disasarkan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Klinik Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Kamis (15/7/2021) lalu. Foto: Doc. istimewa

BANGKA BELITUNG, FABERTA — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bangka Belitung, Thomas Jusman mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat pengalokasian vaksin ke seluruh wilayah Tanah Air, termasuk Babel. Ia melihat sebaran vaksin oleh masyarakat masih belum memenuhi target.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bangka Belitung, Thomas Jusman. Foto: ist

Thomas menilai, percepatan vaksinasi Covid-19 akan menjadi kunci pemulihan ekonomi. Untuk mewujudkan itu, tentu kata dia, akan bergantung pada upaya-upaya pencegahan Covid-19, salah satunya vaksinasi.

Bacaan Lainnya

“Kita melihat data yang sudah divaksin tahap satu baru 18 persen ya, vaksin tahap kedua masih 9 persen. Itu menurut saya masih jauh dari target. Padahal kunci pemulihan ekonomi itu kan apabila masalah kesehatan ini selesai,” kata dia.

“Dan masalah-masalah kesehatan ini kan sangat bergantung pada pencegahan-pencegahan Covid-19 dan salah satunya yang paling berperan yaitu vaksin,” sambung Ketua Kadin Babel tersebut.

Dia berharap, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Hal ini kata Thomas, sebagai upaya mengantisipasi melonjaknya laju penyebaran kasus Covid-19.

Pasalnya, semenjak virus corona merebak sendi-sendi perekonomian masyarakat sangat terpukul. Apalagi kata Ketua Kadin Babel itu saat pemerintah memberlakukan PPKM level 3 – 4.

“Nah kita berharap pemerintah daerah ke pemerintah pusat bagaimana alokasi vaksinnya. Proses vaksinnya dipermudah dan dipercepat itu penting permintaan kita di dunia usaha, karena kalau tidak kita khawatir kasus Covid-19 melonjak lagi,” ujarnya.

Terakhir, Thomas juga mengajak masyarakat maupun kalangan pengusaha agar tetap mengikuti kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah. Di antaranya terkait pemberlakuan PPKM dan program vaksinasi. Menurutnya, ekonomi baru bisa bergerak jika penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

“Kalau saya sih mengimbau teman-teman harus ikut apa yang ditetapkan oleh pemerintah karena pemerintah mengambil kebijakam tentunya diambil dengan konsekuensi dan pertimbangan tertentu, kalau tidak taat nanti tidak akan ada selesainya pandemi ini,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *