Lakukan Penambangan Di Kawasan Hutan Lindung, Daus Diamankan Polres Bangka Barat

  • Whatsapp
Aktivitas tambang yang dilakukan tersangka Daus. (Ist)

BABEL, FABERTA — Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Bidang Hubungan Masyarakat meringkus P alias Daus (27) pada Rabu (14/7/21) kemarin. Daus diamankan karena diduga melakukan penambangan ilegal di Sungai Kebiang Dusun Penganak, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat, yang masuk kawasan hutan lindung.

Disampaikan Kabid Humas, Kombes Pol Maladi melalui siaran pers, Senin (19/7/21) sore, penangkapan tersebut dilakukan atas laporan dari masyarakat yang menemukan adanya aktifitas penambangan pasir timah yang dilakukan oleh tersangka Daus.

“Pada saat dilakukan pengecekan oleh anggota ternyata memang benar ditemukan adanya aktivitas penambangan yang dilakukan tersangka Daus,” ucapnya.

Dijelaskan Kabid Humas, saat anggota bersama pelapor mendatangi lokasi saat itu, tersangka Daus sedang menunggu didekat mesin dompeng sedangkan dua orang rekannya sedang menyemprot tanah dan satu orang lainnya sedang menjalankan satu excavator.

Kemudian, lanjut Maladi, ketika didatangi oleh anggota, dua rekan tersangka dan satu orang yang menjalankan excavator langsung melarikan diri.

“Hasil pengecekan titik koordinat dilokasi penambangan yang dilakukan oleh anggota bersama dengan anggota KPHP Jebus Bembang bahwa lokasi penambangan tersebut masuk kedalam kawasan hutan lindung (HL),” jelas Kabid Humas.

Sementara itu, saat ditanya oleh anggota terkait izin penambangan, tersangka Daus tidak dapat menunjukan surat izin dari pihak yang berwenang, sehingga tersangka langsung dibawa dan diamankan.

Selain itu, anggota juga turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit exavator, 1 mesin dompeng, 1 unit mesin pompa air, 2 buah cangkul, 2 buah pipa paralon, 1 gulung selang tanah, 1 gulung selang air, 1 buah selang monitor, 1 buah sakan dan 1 karung warna putih berisikan pasir dengan berat kurang lebih 3 kilogram.

“Saat ini tersangka Daus sudah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.” Ucap Kabid Humas Kombes Pol Maladi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *