Langsung ke Pusat, Didit Minta KKP Hadir Dalam Polemik Pendangkalan Jelitik

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, bersama Gubernur Hidayat Arsani usai Rapat Paripurna Penyampaian Sambutan Gubernur Masa Jabatan 2025-2030 di Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (21/4/2025).

FAKTA BERITA, JAKARTA — Persoalan pendangkalan muara di kawasan Jelitik, Sungailiat, Bangka kembali disuarakan ke tingkat pusat. Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Babel, Hikmah Olvia, menemui Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Rudy Heriyanto Adi Nugroho, di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan langsung aspirasi nelayan yang terdampak akibat alur muara yang semakin dangkal. Kondisi ini, menurut Didit, telah menghambat mobilitas perahu nelayan, yang pada akhirnya memukul penghasilan masyarakat pesisir.

Bacaan Lainnya

“Bayangkan, nelayan kita seperti punya kebun tapi tidak punya jalan menuju kebun itu. Alur yang dangkal membuat mereka kesulitan keluar masuk saat melaut,” ujar Didit.

Ia menyebut, saat ini lebih dari 15 ribu nelayan di kawasan tersebut terganggu aktivitasnya karena muara tidak lagi bisa dilayari secara optimal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *