Mantan Ketua Kadin Jadi Dubes AS, Pengusaha Bidik Peningkatan Ekspor

Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2015 – 2021 Rosan Roeslani. (Istimewa)

NASIONAL, FABERTA — Pemerintah telah resmi menunjuk mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2015 – 2021 Rosan Roeslani sebagai Duta Besar Amerika Serikat (AS). Hal ini pun disambut baik para pengusaha yang menargetkan adanya peningkatan ekspor ke Paman Sam.

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengaku bangga dengan capaian pendahulunya. Sebab, selama menjabat sebagai Ketua Kadin, kinerja Rosan dinilai sangat bagus dan berhasil membangun organisasi pengusaha menjadi lebih baik.

“Hubungan antara Indonesia dan AS sampai saat ini jumlah ekspor impor hanya 10 persen. Bagaimana kita bisa meningkatkan eskpor tersebut dan harapanya memang kita bisa lebih erat lagi sebagai bangsa dan negara,” kata Arsjad dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (24/9/2021).

Menurutnya, ke depan amanah yang diemban oleh Rosan tidaklah mudah. Pasalnya, dinamika ekonomi global saat ini tengah dalam kondisi yang memanas.

Beberapa negara besar seperti AS, China dan Rusia melakukan perang dagang yang belum diketahui hingga kapan akan berakhir. Kendati demikian, dia optimistis Rosan mampu mendorong peningkatan ekspor ke AS.

“Kondisi dunia yang sekarang sudah saya katakan perang dunia tanpa kita sadari. Kita sudah berperang karena kalau dilihat AS dan China berperang, bagaimana Rusia sekarang ikut berperang tanpa pakai bedil (senjata) tapi pakainya ekonomi, pakainya duit. Jadi itulah sekarang yang terjadi pada saat ini,” kata dia.

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, AS menjadi negara tujuan ekspor non-migas kedua setelah China dengan nilai sebesar USD 11,51 miliar pada semester I-2021. Nilai itu meningkat 34,22 persen dari Januari hingga Juni 2020 yang sebesar USD 8,59 miliar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *