Mencari Timah di Sungai Lenggang, Pria Ini Dilahap Buaya, Kaki dan Tangan Kiri Putus

  • Whatsapp

BELTIM, FABERTA — Seorang warga pelimbang timah bernama Edy Pradesa (42) diterkam buaya pada Minggu (13/6/2021) pukul 05.30 WIB.

Edy diterkam saat ingin turun melimbang timah di sekitaran Bendungan Pice, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Belitung Timur.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Gantung, IPTU Wawan menceritakan berdasarkan keterangan dari istri korban, sekira 05.00 WIB saat adzan subuh korban berpamitan dengan istri untuk ke pergi ke Sungai Lenggang untuk mencari timah dengan cara robin

Kemudian, lanjut Kapolsek, istrinya sempat melarang karena sungai tersebut ada buayanya, namun suaminya tetap yakin dan melanjutkan perjalanan.

“Sekira 06.00 WIB, kami mendapatkan laporan kalau ada warga desa yang melihat di sekitaran bendungan pice ada warga yang dibawa oleh buaya dan terdengar suara teriakan minta tolong,”ucapnya.

Lebih lanjut, mendengar laporan tersebut, pihaknya langsung menuju TKP, kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan dan basarnas untuk melakukan pencarian.

Dalam pencarian tersebut, kata Kapolsek, muncul kepala buaya namun buaya tersebut masuk lagi ke dalam sarangnya.

Setelah sembilan jam pencarian, dan dibantu doa dari ketua adat dari Desa Selinsing, akhirnya pada 13.45 WiB korban berhasil ditemukan kemudian langsung dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum

“Kalau kondisi pada saat ditemukan ada luka gigitan daerah dada, kemudian kaki dan tangan kirinya sudah hilang,”ujar IPTU Wawan.

Sementara itu, Kades Gantung, Arif Kusmayardi mengatakan, kalau korban sempat meneriak minta tolong saat ditarik oleh buaya tersebut.

“Korban sempat teriak minta tolong, walaupun berhasil ditemukan, nyawa korban tak tertolong. Jenazah langsung kita bawa ke RSUD dan akan dimakamkan di TPU Cempaka Desa Guntung,”terangnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *