Merasa Hanya Seorang Diri Disudutkan Terkait Penertiban THM, Karsono Bersama Janras Merasa Dirugikan

Ilustrasi (ist)

PARITTIGA, FABERTA — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Babar Jarnas mempertanyakan kenapa hanya Cafe Karsono yang jadi konsumsi publik saat penertiban 13Tempat Hiburan Malam (THM) di Kecamatan Parittiga, kabupaten Bangka Barat beberapa waktu lalu.

Sebagai bentuk keadilan, Jarnas meminta kepada pihak instansi terkait agar profesional mengambil langka dalam penindakan THM di Kecamatan Parittiga.

“Kami cuma minta keadilan dan profesionalisme dengan menindak semua cafe/THM sehingga tidak ada timbul pilih kasih,” ucap perwakilan Jarnas.

Sementara Karsono menerangkan, banyak berita yang menggiring opini seakan dirinya dirinya melawan hukum, padahal itu tidak benar sama sekali.

“Saya pada dasarnya proaktif, kalau semua tutup saya jamin punya saya juga tutup, tapi masalahnya kenapa cuma saya yang diserang sampai ada bahasa saya sultan. Padahal saya tidak pernah memberikan keterangan apapun,”ungkapnya.

Ia menyampaikan kalau sama sekali tidak pernah memberikan informasi ke media, padahal dirinya juga punya hak jawab.

“jujur saja saya merasa dirugikan, saya seperti disudutkan untuk sesuatu yang tidak pernah saya ucapkan ke media,” tuturnya. (Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *