Modus Arisan Bodong, Wanita di Padang Baru Diduga Tipu Puluhan Korbannya Hampir Setengah Miliar

  • Whatsapp
Ilustrasi.

PANGKALPINANG, FABERTA — Endang wanita warga Desa Padang Baru, Kecamatan Pangkalan Baru, dipolisikan karena diduga terlibat penipuan berkedok arisan yang mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun faktaberita.co.id, Endang ditangkap oleh tim Polresta Pangkalpinang dikediamannya di Rt/05 Desa Padang Baru, pada Rabu (1/9/2021) siang.

Alwi warga Batu Belubang, mengatakan kalau dirinya menjadi salah satu dari sekian banyak korban yang tertipu aksi penipuan berkedok arisan yang dilakukan oleh Endang.

“Korbannya ini banyak bang, ditotal-total hampir setengah miliar uang warga yang ditipu. Uang saya sendiri sebesar Rp 75 juta sampai sekarang belum dikembalikan oleh pelaku,” ucap Alwi.

Alwi menerangkan, pelaku melakukan aksinya dengan modus menawarkan korban untuk ikut arisan dari kisaran Rp 5 hingga Rp 32 juta dengan iming-iming korban akan mendapat kembali uang tersebut melebihi nominal yang dipinjamkan dalam kurun waktu kurang lebih 10 hari.

Namun, lanjut Alwi, hingga hari yang dijanjikan, uang tersebut belum juga dikembalikan, hingga banyak warga berbondong-bondong datang kerumah pelaku untuk meminta uang mereka dikembalikan.

“Pelaku sempat janji untuk mengembalikan uang saya dan korban lainnya, sehingga warga sempat memberi tempo pengembalian, namun hingga hari yang dijanjikan uang tersebut belum juga ada, hingga salah satu dari kami melaporkan perbuatan pelaku ke polisi,” ungkap Alwi.

Kata Alwi, jumlah korban akibat aksi pelaku tidak hanya satu orang melainkan puluhan, sehingga dihitung-hitung dugaan kerugian atas aksi penipuan yang dilakukan pelaku berkisar 400 jutaan atau hampir setengah miliar.

Semenatara itu, Kasatreskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra membenarkan kejadian tersebut dan kasus ini sedang dalam penyelidikan pihaknya.

“Kita lagi selidiki kasus ini,” ucap Kasatreskrim melalui pesan whatsapp. (Fsl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *