FAKTA BERITA, BANGKA SELATAN — Kepala Desa Air Bara, Muklis Insan, menegaskan komitmennya membangun kemandirian ekonomi desa melalui penguatan kelembagaan dan pengelolaan unit usaha masyarakat sejak pertama menjabat pada 2018.
Selama dua periode kepemimpinan, Muklis menitikberatkan pembangunan pada penguatan struktur desa dan pengembangan ekonomi produktif, bukan semata proyek infrastruktur. Salah satu fokusnya adalah optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang saat ini mengelola kebun sawit, tambak ikan, peternakan ayam kampung, serta distribusi LPG subsidi.
“Desa tidak boleh terus bergantung pada bantuan kabupaten dan pusat. Perubahan harus dimulai dari desa itu sendiri,” ujar Muklis. Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan APBDes 2024, Desa Air Bara mengelola pendapatan sebesar Rp3,423 miliar yang terdiri dari PAD sebesar Rp25 juta, pendapatan transfer Rp3,372 miliar, dan pendapatan lain-lain Rp26 juta. Belanja desa mencapai Rp3,447 miliar dengan alokasi terbesar pada penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan, serta penanggulangan darurat.
Muklis memastikan seluruh alokasi anggaran diarahkan pada kepentingan warga. PAD desa yang saat ini mencapai sekitar Rp80 juta per tahun dialokasikan kembali untuk program sosial, pelayanan publik, dan pengembangan ekonomi produktif.
Pelayanan publik menjadi salah satu fokus desa, ditandai dengan peresmian kantor desa baru pada 2023 yang juga menjadi pusat layanan digital. Desa Air Bara tercatat sebagai salah satu desa yang memfasilitasi layanan pembuatan paspor secara terpusat bagi warganya.



















