Okupansi Rendah, Ketua PHRI Babel: Yang Penting Sama-sama Hidup

  • Whatsapp
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung, Bambang Patijaya. Foto: Rais/Faberta

BANGKA BELITUNG, FABERTA — Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung, Bambang Patijaya mengharapkan, agar bisnis perhotelan bisa tetap bertahan tanpa ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawan.

“Yang paling penting sekarang ini adalah bertahan hidup jadi bagaimana pengertian antara pihak hotel dengan managemen dengan para karyawan bersama-sama menjalani masa-masa sulit ini sehingga kemudian kita bisa bangkit bersama-sama, poinnya seperti itu,” katanya, Selasa (27/7/2021) kemarin.

Bacaan Lainnya

Ia mengakui bahwa Pasca dihantam gelombang Covid-19 kemudian disusul kebijakan PPKM level 3-4, okupansi perhotelan tidak begitu tinggi. Namun, dengan pembatasan operasional 50 persen dikatakan Bambang, hal itu tidak menjadi masalah serius.

“Sejak adanya pandemi ini pada tahun 2020 sebetulnya okupansi gak tinggi-tinggi banget jadi sebetulnya ketika ada himbauan pemerintah ketika PPKM hotel beroperasi 50 persen ga ada masalah juga,” ungkapnya.

Kendati demikian, Bambang menekankan kepada para pelaku bisnis hotel maupun restoran tetap mematuhi apa yang menjadi imbauan dan kebijakan dari pemerintah.

“yang paling penting itu di dalam pengoperasian hotel maupun restoran itu protokol kesehatan kita jalankan,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *