Ombudsman Babel Bangun Sinergi dengan Pemkab Beltim dalam Pelayanan Publik

  • Whatsapp

BABEL, FABERTA – Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Kunjungan Ombudsman Babel disambut langsung oleh Bupati Belitung Timur, Drs. Burhanuddin dan Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar diruang kerja Bupati Beltim, Senin (14/06/2021).

Kunjungan adalah dalam rangka tugas Ombudsman untuk melakukan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga negara atau lembaga pemerintahan lainnya sebagaimana
tertuang dalam UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI Pasal 7 huruf e sebagai upaya memperkuat kemitraan Ombudsman Babel dengan Penyelenggara Pelayanan Publik
di seluruh wilayah di Kepulauan Bangka Belitung.

Bacaan Lainnya

Dalam penerimaannya, Bupati Belitung Timur juga turut mengajak Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sayono, dan Inspektur Daerah, Haryoso.

“Terimakasih atas penerimaan Bapak Bupati dan Pak Wabup, kunjungan Ombudsman adalah untuk menjalin kemitraan dengan Pemkab Beltim terutama dalam percepatan
penyelesaian laporan. Ombudsman memiliki sistem penyelesaian menggunakan metode narahubung Focal Point yang pada intinya Penyelenggara Pelayanan Publik didorong untuk mempunyai sistem pengelolaan pengaduan internal sebagai bentuk tata kelola pemerintahan yang baik.” Ujar Yozar selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Babel.

Sejalan dengan hal tersebut, Drs Burhanuddin yang akrab disapa Aan ini menanggapi dengan pernyataan bahwa Beltim sedang dalam proses reformasi SDM untuk menunjang
perbaikan dalam pelayanan publik.

“Pengaduan yang masuk ke Ombudsman bagi kami adalah evaluasi yang terukur untuk memperbaiki pelayanan publik. Pada prinsipnya setiap aduan akan kami minimalisir
tentunya dengan kelola pemerintahan yang baik. Pemkab Beltim sangat terbuka untuk percepatan penyelesaian laporan masyarakat yang masuk ke Ombudsman melalui Focal Point.” Tanggapnya.

“Sekalipun Belitung Timur merupakan wilayah terjauh dari Ibukota Provinsi, dengan semakin mudahnya layanan pengaduan tidak menutup kemungkinan akan ada peningkatan
pengaduan kedepannya. Untuk itu komunikasi dan koordinasi merupakan hal yang krusial untuk membantu tugas dan fungsi Ombudsman sebagai pengawas pelayanan publik. Kami
berharap agar koordinasi, kerjasama dan komunikasi antara Ombudsman Babel dengan Pemkab Beltim dapat terjalin dengan baik.”Tutup Yozar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *