BANGKA SELATAN, FAKTABERITA — Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bangka Selatan, Agung Basuki mengingatkan kepada seluruh pegawai atau pejabat BPN untuk tidak terlibat kasus mafia tanah.
“Hal itu Sesuai instruksi dari Kementrian, apabila ada pegawai kami yang terlibat kasus tersebut. Tentunya Bapak Menteri tidak segan segan akan mencopot atau memecat pegawai itu,” tegasnya di Toboali
Agung mengatakan, sanksi pemecatan tidak hanya berlaku bagi pegawai yang terlibat kasus tersebut. Kepala Kantor selaku pimpinan unit organisasi juga ikut dipecat, karena dianggap tidak bisa membina para pegawainya.
“Saya bersama kasi kasi setiap minggu melakukan evaluasi dan melaksanakan apel rutin setiap pagi minimal. Kami saling mengingatkan kepada staf untuk berbuat baik agar tidak menyimpang dari aturan aturan yang ada,” tuturnya.
Selain itu, guna meminimalisir hal tersebut. Pihaknya membentuk tim penanggulangan sengketa pertanahan dan tim pemantau kinerja staf di kantor.



















