Pemkot Pangkalpinang Genjot Program Percepatan Pembangunan Sanitasi dan Penghapusan Atap Asbes

FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas permukiman melalui Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) yang dilaksanakan di tahun anggaran 2025. Program ini ditandai dengan Kick-Off Meeting Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP), yang digelar bersama Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) dan berbagai pihak terkait.

Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go, yang hadir sekaligus sebagai narasumber dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa PPSP akan menghasilkan dokumen Strategi Sanitasi Kota (SSK), yang menjadi pedoman integrasi kegiatan sanitasi ke dalam perencanaan dan penganggaran daerah pada tahun 2026 hingga 2028.

“Dokumen ini akan menjadi acuan utama dalam penyusunan program sanitasi, agar dapat menyatu dengan dokumen perencanaan pembangunan kota dan memberikan arah yang jelas untuk intervensi sanitasi ke depan,” terang Mie Go.

Salah satu perhatian utama dalam program ini adalah penanganan rumah tangga yang masih menggunakan atap berbahan asbes. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 43.000 rumah di Kota Pangkalpinang yang masih menggunakan atap asbes atau sering disebut SBSO (sambungan buang setempat).

“Penggunaan asbes ini menjadi perhatian serius karena membahayakan kesehatan. Kita akan mulai dengan menyebarkan surat edaran dan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat tentang bahaya asbes,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *