FAKTA BERITA, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Satgas Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengintensifkan koordinasi guna memastikan program strategis nasional ini berjalan optimal. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pangkalpinang, Juhaini, bersama Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Kamis (28/08/2025).
Juhaini menjelaskan, rapat koordinasi digelar untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait tugas dan fungsi, sekaligus mengevaluasi progres pelaksanaan MBG di Kota Pangkalpinang. Selain itu, rapat juga membahas berbagai kendala yang muncul di lapangan serta langkah tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing pihak.
“Harapannya, program strategis nasional ini bisa berjalan maksimal. Tim Satgas punya tugas menyusun rencana, melakukan koordinasi, meningkatkan fasilitasi, serta melakukan monitoring. Semua harus selaras,” kata Juhaini.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan progres pembangunan dapur Satgas Pelaksana Program Gizi (SPPG). Dari target 21 dapur, saat ini sudah terbangun enam unit yang tersebar di beberapa titik, yakni di City Hall, Kodim, Polres, Batin Tikal, Kecamatan Girimaya, dan Kecamatan Gerunggang.
“Dapur di Girimaya masih tahap perampungan. Jadi kalau dibandingkan target, progresnya sekitar 30–40 persen,” jelasnya.
Adapun penerima manfaat Program MBG di Pangkalpinang tercatat sebanyak 63.652 orang. Dari jumlah itu, 55.470 merupakan siswa SD hingga SMA, sementara sisanya terdiri dari balita dan kelompok sasaran lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kota Pangkalpinang, Samri, menegaskan bahwa aspek pengawasan kualitas pangan menjadi prioritas utama. Pengawasan dilakukan sejak tingkat produksi di petani hingga distribusi ke dapur SPPG.





















