Penambang Tungau di Toboali Minta dilegalkan, Jika Tidak Ini Ancamannya

Ilustrasi.

BANGKA SELATAN, FABERTA — Para penambang pasir timah skala mini (TI Tungau) yang tergabung dalam Persatuan Penambang Tungau Bangka Selatan menyatakan sikap agar seluruh stakeholder terkait untuk melahirkan regulasi dan kebijakan terkait pertambangan tersebut.

Ketua Persatuan Penambang Tungau Bangka Selatan, Junaidi mengatakan sebanyak 2.300 masyarakat yang pro TI Tungau mendukung penuh pernyataan sikap tersebut agar dilegalkan atas dasar mencari rezeki halal di perairan laut Toboali khususnya.

“Kita hanya ingin mengais rezeki yang halal di laut milik rakyat ini. Hal ini dikarenakan kurangnya lapangan kerja yang disediakan negara, harga kebutuhan meningkat, hutang, pendidikan anak serta biaya berobat jadi dasar untuk kami jadi penguatan ekonomi keluarga agar bisa mengurangi beban negara,” katanya saat siaran pers, pada Jumat (17/9/2021) kemarin.

Dengan demikian, Lanjut Junaidi, pihaknya mewakili penambang tungau menyatakan sikap, diantaranya.

1. Jangan benturkan perut rakyat dengan aparat.

2. Saat perut rakyat terhalang regulasi, maka berikan kebijakan.

3. Izinkanlah para penambang tungau untuk mengais rezeki halal di perairan laut Toboali.

Kendati begitu, pihaknya juga menyatakan bahwa jika pernyataan sikap ini tidak berbuah kebijakan yang pro rakyat, maka pihaknya bersama ribuan keluarga penambang tungau akan melakukan aksi.

“Benar, kami akan menyampaikan aspirasi kami melalui asap ban yang terbakar,” tegasnya. (Manda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *